Breaking News:

Liputan eksklusif

Mental Destruktif! Kata Prof Abdullah Idi Soal Perusakan dan Pencurian Fasum di Palembang

Vandalisme ini merupakan salah satu hal yang sering terjadi di kota besar dengan berbagai dinamika kehidupannya.

Editor: Soegeng Haryadi
dokumen pribadi
Prof Dr Abdullah Idi 

AKSI pengrusakan serta pencurian fasilitas publik yang terjadi di Kota Palembang merupakan kelakukan nakal berawal dari iseng oleh oknum tak bertanggjawab.

Namun lama-kelamaan perbuatan tersebut dilakukan secara berulang sehingga menjadi kebiasaan.

Bagi para pelaku aksi pengrusakan dan pencurian, aksi yang dilakukannya itu memberikan semacam suatu kebanggaan bagi mereka jika melakukan aksi demikian.

Hal ini merupakan prilaku mental destruktif (perilaku yang dilakukan seseorang yang tanpa disadari dapat merusak tatanan dalam kehidupan interaksi bersosial dan bermasyarakat.

Aksi pengrusakan dan pencurian sarana publik tidak hanya terjadi di Kota Palembang saja.

Diberbagai kota lainya di Indonesia bahkan di negara maju diseluruh dunia banyak ditemukan perbuatan tidak terpuji tersebut.

Vandalisme ini merupakan salah satu hal yang sering terjadi di kota besar dengan berbagai dinamika kehidupannya.

Para pelaku ini pada umumnya merupakan orang-orang yang biasa hidup di jalanan.

Para pelaku sering bergerak secara berkelompok dengan geng-gengnya dalam melakukan aksi pengrusakan.

Selain faktor mental destruktif, para pelaku juga didasari oleh faktor ekonomi.

Sulitnya membiayai kehidupan di kota besar membuat para pelaku sampai nekat mencuri berbagai benda yang berada di fasilitas umum.

Lemahnya pengawasan dari instansi terkait terhadap aksi-aksi ini membuat perbuatan ini masih sering ditemui di Kota Palembang.

Maka itu, sebaiknya pemerintah harus selalu mengawasi fasilitas umum dengan menempatkan petugas-petugas khusus di sejumlah fasilitas umum di Palembang. (oca)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved