Breaking News:

Berita OKU

Pasang Jebakan Babi dan Monyet, Pemilik Kebun Kaget yang Kena Malah Orang, Korban Tewas

Di kebun jagung Holidi memang dipasang jebakan dari listrik untuk mengusir hama babi dan monyet yang sering mengganggu tanaman jagung.

Dokumen Polisi
Jamaludin Tewas Tersengat Arus Listrik pengusir hama di Kebun Jagung tetangganya bernama Holidi, di OKU, Rabu (27/1/2021) 

Pada pagi harinya, Selasa sekitar pukul 07.00, Holidi kembali ke rumah bermaksud mengambil makanan untuk persiapan menunggu kebun jagungnya yang sedang berbuah.

Pada saat itu aliran listrik masih terpasang di kabel yang melingkar kebunnya.

Sekitar pukul 11.00 siang Holidi kembali ke kebun, sampai dalam pondok Holidi mematikan aliran lstrik.
Lalu Holidi pergi mengelilingi kebun dengan luas 1 Ha untuk mengecek kondisi kebun.

Betapa terkejutnya Holidi saat melihat ada sesosok mayat tergeletak di pinggir kebunnya yang diduga kena aliran listrik dari accu.

Holidi langsung memberitahukan kejadian itu kepada kakak iparnya bernama Anuari (45) dan warga lainnya dan meneruskan laporan ke polisi.

Mendapat laporan adanya penemuan mayat dipinggir kebun jagung, Kapolsek Sosohbuay Rayap AKP Masdar Azun bersama Kanit Reskrim Aipda Andi Priadi SH, Kanit Intelkam Aipda Beni Belori beserta anggota langsung meluncur ke lokasi.

Selanjutnya sekitar pukul 17.30 sore, polisi dibantu warga mengevakuasi jenazah Jamaludin.

Jenazah korban dibawa ke Puskesmas setempat untuk divisum selanjutnya pukul 18.00 jenazah korban diserahkan kepada keluarganya di Dusun III RT 2 Desa Lubukbaru, Kecamatan Sosohbuay Rayap.

Terpisah Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga SIK MH didampingi Kasubag Humas AKP Mardi Nursal yang dikonfrimasi Rabu (27/1/2021) membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Kapolres, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan Holidi kini diamankan di kantor polisi masih berstatus saksi.
Polisi masih penyelidiki peristiwa yang merenggut nyawa manusia. (eni)

Baca juga: Usia Baru 18 Tahun, Wanita di Palembang Ini Sudah Punya 3 Anak, Anak ketiga Lahir di Becak

Baca juga: Kasus Covid-19 Indonesia Tembus 1 Juta, Dinkes Sumsel: Masyarakat Bandel! Perlu Punishment Biar Jera

Penulis: Leni Juwita
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved