Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Kerja di OKI Tinggal di Palembang, Seorang ASN di Dinas PUBM OKI Positif Covid-19, Kantor Ditutup

Adanya seorang pegawai di Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga OKI positif Covid-19, membuat kantor tersebut ditutup sementara.

Sripoku.com/ Antoni
Ilustrasi Virus Corona di Sumsel 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Adanya seorang pegawai di Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga OKI positif Covid-19, membuat kantor tersebut ditutup sementara.

Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 OKI, Iwan Setiawan, MKes. 

Ia mengatakan bahwa terdapat satu penambahan terkonfirmasi positif dari pegawai yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca juga: Penampakan 50 Detik Pertama Jack Ma Pasca Menghilang Tiga Bulan Usai Kritisi Pemerintah China

"Iya, kemarin memang ada salah satu pegawai di Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (PUBM) terkonfirmasi positif Covid-19.

Kebetulan yang bersangkutan tinggal di Palembang," kat Iwan di sela acara peresmian Embung Konservasi Kayuagung, Rabu (20/1/2021) siang.

Iwan menjelaskan, sejauh ini pihaknya telah melakukan tracing dan langsung melakukan pengecekan terhadap orang yang sempat berinteraksi dengan si penderita.

"Setelah tau informasi itu, kami langsung melakukan kontak tracing dan melakukan tes massal terhadap seluruh pegawai dan keluarga, alhamdulillah hasilnya negatif," jelas Iwan.

Baca juga: BREAKING NEWS : Komjen Listyo Sigit jadi kapolri Disetujui Komisi III DPR

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUBM Kabupaten OKI, H Hapis langsung mengintruksikan untuk menutup sementara kantor selama satu minggu.

"Setelah mengetahui ada pegawai saya terkonfirmasi positif. Maka saya menyuruhnya untuk melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari ke depan,"

"Sedangkan kegiatan di kantor lockdown sementara dan seluruh pegawai diliburkan terlebih dahulu sejak hari Senin (18/1/2021) kemarin hingga Selasa (26/1/2021) depan," ujarnya demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Data terbaru terkonfirmasi positif di Bumi Bende Seguguk berjumlah 129 orang.

Baca juga: Video Kedapatan Tidak Pakai Masker, Cewek Banyuasin Pilih Baca Pancasila: Saya kan Orang Indonesia

Dimana 107 diantaranya sudah sembuh dan 11 orang meninggal dunia, sisanya 11 orang masih proses menjalani perawatan.

Sedangkan jumlah Pelaku Perjalanan Wilayah Terjangkit (PPT) berjumlah 12.003 orang, seluruhnya telah selesai pemantauan.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 125 orang telah selesai pemantauan, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 9 orang.

Penulis: Winando Davinchi

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved