Breaking News:

Hukum Kebiri dan Hak Asasi Manusia (HAM)

Menurut data Komisi Perlindungan Anak Indonesia, tingkat kekerasan seksual pada anak selama 2019 ada 21 kasus, dengan jumlah korban mencapai 123 anak

Editor: aminuddin
kompas.com
Ilustrasi dikebiri 

SRIPOKU.COM, JATENG - KABAR gembira bagi masyarakat, terutama para orangtua yang mempunyai anak-anak.

Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No 70 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pengebirian Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak.

PP ini ditandatangani Presiden Jokowi pada Desember 2020.

PP tersebut bertujuan melindungi anak-anak dari perilaku kejahatan seksual dan pencabulan.

Menurut data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), tingkat kekerasan seksual pada anak selama 2019 tercatat 21 kasus, dengan jumlah korban mencapai 123 anak.

Data ini baruyang terjadi di institusi pendidikan, belum lagi yang terjadi di luar, terutama di jalanan.

Melihat angka kekerasan seksual pada anak yang kian masif, pemerintah, dalam hal ini negara, terpanggil untuk melindungi anak-anak.

Masa depan Indonesia ada di tangan anak-anak.

Bagaimana jadinya kalau anak-anak dirusak masa depannya oleh para predator pemangsa anak-anak?

Dampak kekerasan seksual pada anak-anak, baik perempuan maupun laki-laki, antara lain menimbulkan trauma berkepanjangan, sehingga masa depan mereka menjadi hancur.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved