Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia
Peran Syekh Ali Jaber dalam Aksi 212, Sering Diundang Pengusaha H Halim ke Palembang dan Berita Hoax
Syekh Ali Jaber, pendakwah asal Madinah yang menjadi ulama kondang di Indonesia ini juga dikenal sebagai aktivis yang sangat istiqomah.
Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Sudarwan
Sabtu 24 November 2018 Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Palembang.
Agenda utama Jokowi saat itu adalah pertemuan dengan kepala desa, pendamping desa dan PKH untuk jaring pengaman desa.
Kemudian, calon Presiden RI nomor urut 01 itu, mengukuhkan pengurus Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Sumsel di The Sultan Conventional Center dengan peserta sekitar 2.600 orang.
Selanjutnya agenda Jokowi, melakukan silaturahmi dengan tokoh masyarakat Palembang, kiai, habib dan kepala daerah di kediaman Kms H Abdul Halim Ali di Jalan M Isa.
Terakhir Jokowi akan menuju ke Kabupaten Banyuasin pertemuan dengan petani karet dan kelapa sawit di Sumsel, dengan topik karet dan sawit (jalan karet dan dana replanting sawit).
Saat agenda silaturahmi dengan tokoh H Halim itulah Presiden Jokowi bertemu dengan Syekh Ali Jaber.
Syekh Ali Jaber sendiri memang kerap diundang oleh H Halim dalam acara-acara keagamaan.
Saat itu Syekh Ali Jaber diundang untuk tausiyah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama se-Sumsel di kediaman Kms HA. Halim, Sabtu (24/11/2018) malam.
Penelusuran dilanjutkan dengan menelusuri akun Instagram resmi @syekh.alijaber, akun tersebut memuat foto yang identik dengan klaim.
Baca juga: Video INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROJIUN, Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia, Setelah Positif Covid-19
Foto itu bahkan dijadikan artikel oleh sebuah website diberi judul "Syekh Ali Jaber Merapat Ke Jokowi, Alumni 212 Panas Dingin".
Foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut:
"Sayang sekali banyak yg percaya hoax tanpa tabayyun
itu lah sebab kita ummat Islam tdk bisa maju2 Karena masih terlalu gambang di Adu dumba di Antara kita
innalillahi wainna ilaihi raji'un semoga info kami bisa menyadarkan kita supaya jangan percaya hoax," tulis Syekh Ali Jaber.
Jadi kesimpulannya foto Syekh Ali Jaber dan Jokowi yang menyudutkan Syekh Ali Jaber memihak pemerintah itu adalah hoax.