Vaksin Covid 19 Tiba di Sumsel

Hamil dan Menyusui belum Bisa Divaksin Covid-19, di Muaraenim 3.146 Tenaga Kesehatan Sudah Daftar

Dari data sementara Dinas Kesehatan Muaraenim, 3.146 tenaga kesehatan di Muaraenim akan diprioritaskan untuk divaksin Covid-19.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Refly Permana
sripoku.com/ardani
Tampak petugas kesehatan Kabupaten Muara Enim melakukan peninjauan cool room tempat penyimpanan vaksin Covid-19 di gedung instalasi Farmasi Muaraenim. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Dari data sementara Dinas Kesehatan Muaraenim, 3.146 tenaga kesehatan di Muaraenim akan diprioritaskan untuk divaksin Covid-19.

"Update data hari ini Senin (4/1/2021), tenagakesehatan yang telah mendaftar ada 3.145 orang.

Data ini akan terus berubah-rubah karena terus dilakukan validasi," ujar Kadinkes Muaraenim melalui Plt Sekretaris, Supri Ahmadi, didampingi Kabid Sumberdaya Dinas Kesehatan OKU, Slamet Asmana dan Kasi Kefarmasian Deliadi, di sela-sela peninjauan Gedung Kefarmasian Muaraenim, Senin (4/1/2021).

Baca juga: Rekening Bank Milik FPI Diblokir, Isinya Rp1 Miliar

Menurut Supri, untuk tahap pertama, di Sumsel baru tujuh Kabupaten/Kota yang menerima vaksin Covid-19 tersebut, mungkin Kabupaten Muaraenim kebagian pada tahap kedua.

Pemkab Muaraenim belum tahu berapa banyak yang akan dapat karena di droping dari pusat. Adapun orang yang divaksin akan diprioritaskan tenaga kesehatan dahulu.

"Kami sudah laporkan dan saat ini sudah berjalan 92 persen dimana terdata ada 3.145 tenaga kesehatan dan itu akan terus bertambah hingga terdata 100 persen," ungkapnya.

Supri menjelaskan, tenaga kesehatan terlebih dahulu divaksin Covid-19 karena garda terdepan dalam melawan wabah Covid-19 saat ini.

Baca juga: Video Pembunuhan di Keramasan, Sakit Hati Sering Diintai Pelaku Nekat Habisi Nyawa Tetangganya

Namun, ada beberapa persyaratan bagi tenaga kesehatan yang akan divaksin Covid-19 nantinya, seperti badan harus sehat dan bugar, tidak sedang hamil atau menyusui, dan tidak sedang sakit. 

Untuk mereka yang kondisinya demikian, vaksinisasinya akan ditunda sampai menunggu benar-benar siap divaksin.

Saat ini, lanjut Supri, pihaknya telah menyiapkan Cool Room (lemari pendingon) untuk menyimpan vaksin Covid-19 dalam jumlah besar di gedung Instalasi Farmasi Kabupaten Muaraenim.

Selain itu, untuk pelayanan vaksinasi Covid 19, sudah disiapkan juga refrigrator atau lemari pendingin di Rumah Sakit HM Rabain, RS BAM, Tiga Rumah Sakit Pratama, Satu Rumkit DKT serta 22 Puskesmas di Kabupaten Muara Enim.

Untuk pendukung mobilisasi vaksin Covid 19, juga telah disiapkan saru unit kendaraan khusus yang memiliki pendingin untuk menjaga kualitas vaksin hingga sampai di tempat.

Baca juga: Dilepas Sriwijaya FC, Striker Sriwijaya FC Ini Fokus Berbisnis dan Berencana Kuliah 

Sedangkan untuk vaksinatornya atau tenaga kesehatan yang akan melakukan vaksin juga sudah disiapkan masing-masing lima orang untuk lima rumah sakit, satu klinik dan 22 puskesmas.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved