Berita Prabumulih
Kisah Sarjana Listrik yang Sukses Budidaya 30 Varietas Anggur, Bukti Tanah Prabumulih tidak Tandus
Ada sekitar 30 varietas anggur tumbuh subur di pekarangan samping rumahnya di jalan Mataram, RT 04, RW 02, Kelurahan Prabujaya
SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Berawal dari tantangan jika tanah Prabumulih tandus sehingga tak bisa membudidayakan tanaman anggur, Abu Huroiroh alias Roy sukses menyulap pekarangan rumahnya menjadi taman anggur.
Ada sekitar 30 varietas anggur tumbuh subur di pekarangan samping rumahnya di jalan Mataram, RT 04, RW 02, Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur.
Taman anggur milik Roy bahkan mendadak viral di media sosial sejak beberapa bulan terakhir dan menjadi rebutan warga untuk berkunjung serta berselfie ria.
Baca juga: Balita Asal Muratara Ini Derita Hidrosefalus, Ayahnya Penyadap Karet Ibu tak Kerja, Sudah 2x Operasi
Namun, warga yang berkunjung hanya bisa berfoto dan tidak boleh memetik serta tidak dijual, lantaran untuk proses berbuah hingga masak membutuhkan waktu cukup panjang.
Sementara warga selalu ramai datang, hal itu membuat tanaman anggur Roy tidak diizinkan dipetik dan tidak dijual.
Berbagai jenis anggur tumbuh di pekarangan rumah Roy, antara lain jenis Black Panther, Baikonur, anggur transfigurasi, dan jenis lainnnya.
Menurut Roy dan temannya, Yus Lianto, mulai menggeluti tanaman anggur lantaran termotivasi tantangan teman-teman di komunitas pencinta tanaman buah yang menuturkan di Prabumulih tak akan tumbuh jika menanam anggur dan walaupun tumbuh pasti asam.
"Dari situ kita merasa tertentang dan kemudian mulai menanam anggur, memang ada kelemahan, namun kita terus coba dan alhamdulilah sekarang ada 30 varietas lebih ditanam di sini dan buahnya manis," ungkapnya.
Baca juga: Update Virus Corona di Palembang 22 Desember, Ada Tambahan 56 Kasus, Kini Lewati Angka 5000
Roy menuturkan, dirinya tidak memiliki basic sarjana pertanian, namun karena terus belajar bertani membuatnya mampu membudidayakan berbagai jenis anggur.
"Basic saya sebetulnya sarjana listrik, tapi dari kecil suka tanam buah, tertarik anggur karena saat ini banyak jenis-jenis anggur masuk indonesia seperti ukraina, jepang dan india dan anggurnya bagus-bagus," bebernya.
Untuk bibit anggur, kata Roy, didapat dengan membeli ke teman sesama komunitas pencinta tanaman anggur.
"Beli bibit dari teman komunitas paling murah Rp 125 ribu, kita tanam dan kita gabungkan dengan varietas lain, kita terus tanam," katanya.
Roy menjelaskan, untuk penanaman anggur sebetulnya sama dengan menanam tanaman buah lainnya namun tantangan ada jenis-jenis yang tidak bisa dibuahkan di Prabumulih.
"Kalau hama bisa diatasi, paling burung yang makan anggur makanya dibungkus plastik.
Paling jadi kendala kadang ada jenis anggur susah dibuahkan khususnya anggur yang varietas dari Jepang, mungkin karena disana berbeda atau banyak musim," jelasnya.
Baca juga: Ahli Epidemiologi Sumsel Sarankan Libur Nataru di Rumah Aja, Kaum Ibu: Mending Kami Memasak Aja Deh