Breaking News:

Alasan Error Data, Pemkot Pagaralam Kembali Tagih Pajak Tahun 2013 ke Masyarakat 

Salah satu warga Kelurahan Dempo Makmur, Wawan mengatakan, dirinya mendapat pemberitahuan dari RT setempat bahwa PBB tahun 2013 lalu belum dibayar

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: aminuddin
wawan septiawan
BUKTI PAJAK : Tampak salah satu bukti pajak tahun 2013 yang sudah dibayar dan bukti pajak 2013 yang diminta dibayar lagi. (SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN) 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM – Di  masa Pandemi Virus Corona (Covid-19) ini masyarakat sedang mengalami kesulitan ekonomi.

Bahkan sejumlah masyarakat sangat merasakan kesusahan mencari nafkah untuk kebutuhan sehari-hari.

Namun bukannya mendapat solusi dari masalah tersebut.

Saat ini sebagian masyarakat mendapatkan tagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2013.

Padahal masyarakat sudah membayar pajak tersebut sudah tujuh tahun lalu.

Informasi yang dihimpun sripoku.com, Selasa (22/12/2020) menyebutkan,  warga mendapat pemberitahuan dari RT setempat bahwa ada tagihan pajak tahun 2013 yang belum dibayar.

Salah satu warga Kelurahan Dempo Makmur, Wawan mengatakan, dirinya mendapat pemberitahuan dari RT setempat bahwa PBB tahun 2013 belum dibayar.

"Kami diminta untuk membayar pajak tahun 2013 yang sudah kami bayar dan ada buktinya.

Kami bingung kenapa PBB yang sudah kami bayar harus kami bayar lagi di tahun 2020 ini," ujarnya.

Namun agar tidak menjadi masalah, warga tetap membayar pajak yang memang sudah mereka bayar 7 tahun lalu.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved