Breaking News:

Minggu I Desember 2020, Polda Sumsel Ungkap 52 Kasus Narkotika, Soroti 1 Polres Tak Ungkap Kasus

satu Polres jajaran yang menjadi sorotan karena tidak melakukan pengungkapan kasus narkoba di Minggu pertama bulan Desember yakni Polres Ogan Ilir.

SRIPOKU.COM/dokumen
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Minggu pertama bulan Desember 2020, jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel  melakukan ungkap kasus penyalahgunaan narkoba di Sumsel.

Setidaknya Polda Sumsel dan jajaran Polres berhasil mengungkap kasus narkoba sebanyak 52 kasus narkoba.

Dari 52 kasus narkotika tersebut, setidaknya sebanyak 67 tersangka yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, untuk ungkap kasus yang dilakukan Ditres Narkoba Polda Sumsel dan Polres jajaran berhasil mengungkap kasus narkoba yang cukup tinggi di Sumsel.

Kebanyakan tersangka yang diamankan merupakan pengedar narkoba.

"Dari 67 tersangka yang ditangkap, 54 tersangka diantaranya merupakan pengedar narkoba, sedangkan 13 tersangka lainnya merupakan pemakai barang haram," kata Supriadi, Senin (7/12/2020).

Dari 67 tersangka yang diamankan, barang bukti yang berhasil diamankan yakni sebanyak 2.593,6 gram sabu dan 10.835,77 gram serta 5.039 butir pil ekstasi.

Dikatakan Supriadi, Polrestabes Palembang terbanyak dalam melakukan ungkap kasus dengan tujuh laporan Polisi dengan delapan tersangka. Kemudian di susul oleh Polres Muba dengan lima laporan Polisi dengan lima tersangka, serta dari Polres Pagarala dengan lima laporan polisi dan empat tersangka.

Baca juga: Ungkap Kasus Bandit Pecah Kaca, Anggaran Pengadaan Jaringan Komunikasi Polres OKU Timur Disetujui

Baca juga: Mengenal Nama-Nama Anggota Jatanras Pimpinan Katim Heri Gondrong Sering Ungkap Kasus Kejahatan Besar

Baca juga: POLDA Sumsel Rilis Ungkap Kasus Pekan ke 2 Oktober 2020, 35 Kasus Curat, Curas dan Curanmor

"Kemudian dari Polres Muara Enim dan Polres OKU masing-masing dengan 4 LP dan 5 tersangka, Polres Musi Rawas dengan 3 LP dan 8 tersangka, Polres Prabumulih 3 LP dan 4 tersangka, Polres OKU dan Polres Lubuk Linggau masing-masing dengan 3 LP dan 3 tersangka,"

"Lalu dari Ditresnarkoba Polda Sumsel dengan 2 LP dan 5 tersangka, Polres Muratara 2 LP dan 4 tersangka, Polres Banyuasin dan Polres Empat Lawang masing-masing 2 LP dan 2 tersangka, Polres Lahat 1 LP dan 2 tersangka, Polres OKU Selatan 1 LP dan 1 tersangka, serta Polres PALI dengan 1 LP dan 3 tersangka," lanjut Supriadi.

Sementara itu, terdapat satu Polres jajaran yang menjadi sorotan karena tidak melakukan pengungkapan kasus narkoba di Minggu pertama bulan Desember yakni Polres Ogan Ilir.

Dari barang bukti narkoba yang disita seperti narkotika jenis sabu, ganja dan ekstasi setidaknya aparat kepolisian telah menyelamatkan 79.817 anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba.

"Dengan terungkapnya peredaran sejumlah kasus tersebut, Polda Sumsel tidak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu melakukan pengawasan terhadap anak dan keluarga masing-masing dari pengaruh buruk narkoba yang dapat merusak generasi penerus bangsa," kata Supriadi

Penulis: Bayazir Al Rayhan
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved