Satu Pasien Meninggal Dunia, Lima Terkonfirmasi Positif di Pagaralam

Data terakhir yang disampaikan Satgas Covid-19 Kota Pagaralam, saat ini jumlah yang terkonfirmasi positif sebanyak 89 kasus dengan 7 orang yang wafat

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: aminuddin
wawan septiawan
Jubir Satgas Covid-19 Kota Pagaralam, Drs Samsul Bahri Burlian 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Meskipun Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam bersama sejumlah pihak telah maksimal melakukan berbagai upaya dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 di Pagaralam. Namun sampai saat ini kasus terkonfirmasi positif di Pagaralam masih terus bertambah.

Bahkan beberapa hari lalu, pemkot telah membuat keputusan bersama sejumlah pihak terkiat.

Keputusan tersebut mengenai larangan kegiatan hajatan yang diperpanjang hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Data terakhir yang disampaikan Satgas Covid-19 Kota Pagaralam, saat ini jumlah yang terkonfirmasi positif di Pagaralam sebanyak 89 kasus dengan jumlah yang meninggal sebanyak 7 orang.

Ada satu kasus positif yang dinyatakan meninggal yaitu kasus 089 umur 60 tahun, warga Kelurahan Beringin Jaya.

Kasus 089 ini meninggal pada Jumat (4/12/2020) dan telah dimakamkan secara Prokes Covid-19.

"Salah satu pasien terkonfirmasi Positif Covid-19 kemarin ada yang meninggal dan telah dimakamkan secara Covid-19. Dengan ini maka kasus meninggal menjadi 7 orang," ujar Jubir Satgas Covid-19 Kota Pagaralam, Drs Samsul Bahri Burlian.

Dari hasil tracking kasus 89 Satgas menerima hasil pemeriksaan sempel swab yang menyatakan sebanyak 5 orang kontak erat dengan pasien 89 juga dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

"Dari lima orang kontak erat dengan kasus 089 tersebut dua di antaranya adalah anak-anak.

Namun kelima kasus ini terkonfirmasi positif tanpa gejala.

Untuk itu mereka diisolasi dirumah masing-masing," jelasnya.

Satgas Covid-19 meminta masyarakat dapat menerapkan Prokes Covid-19 dengan ketat.

Hal ini sebagai upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di Pagaralam.

"Tetap terapkan 3 M saat berada di luar rumah, hal ini untuk melindungi kita dan keluarga kita sendiri," imbaunya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved