Rusia Ancam Uji Rudal Hipersonik Generasi Terbaru, Jerman Gabung 5 Negara, Bangun Sistem Pencegat
Kini ujicoba yang kedua Rudal Hipersonik milik Rusia tersebut mendapatkan perhatian dari negara-ngara besar Eropa.
Kementerian tersebut menyatakan, upaya penelitian pelengkap di bawah naungan Program Pengembangan Industri Pertahanan Eropa bisa membantu meningkatkan proyek tersebut.
Jerman awalnya absen dari proyek di bawah pimpinan Prancis itu, yang melibatkan Finlandia, Belanda, Italia, dan Spanyol.
Hanya dalam beberapa minggu terakhir, bendera Jerman muncul berdampingan dengan negara lain di Pesco.
MBDA berencana mengembangkan pencegat endo-atmosfer baru yang akan mengatasi berbagai ancaman, termasuk rudal balistik jarak menengah, rudal supersonik dan hipersonik, glider hipersonik, rudal anti-kapal, dan target yang lebih konvensional seperti pesawat tempur.
"Rudal pencegat ini akan mengintegrasikan sistem darat dan laut yang ada dan masa depan," sebut MBDA yang berbasis di Schrobenhausen, Jerman, dalam situs resminya seperti dikutip Defense News.
Rusia Sedang Ujicoba Rudal Hipersonik
Sementara itu secara bersamaan, Rusia sedang menguji coba rudal hipersonik bertajuk Tsirkon.
Dalam dua kali uji coba, Rusia mengklaim, tsirkon berhasil menghantam target pada jarak 450 kilometer dari titik peluncuruan, dan mengembangkan kecepatan lebih dari Mach 8 atau 8 kali kecepatan suara.
Dengan kecepatan di atas Mach 8, penerbangan rudal hipersonik Tsirkon itu berlangsung hanya empat setengah menit untuk menghantam target di Laut Barent pada jarak 450 kilometer.
Sumber: Defense News
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hadapi Ancaman Rudal Hipersonik Rusia, 6 Negara Eropa 'Gabung Jurus' Bikin Sistem Pencegat, https://www.tribunnews.com/internasional/2020/12/02/hadapi-ancaman-rudal-hipersonik-rusia-6-negara-eropa-gabung-jurus-bikin-sistem-pencegat?page=2
Editor: Malvyandie Haryadi