Berita Palembang

Ketua FPI Sumsel Mahdi: Terima Kasih Copot Baliho Habib Rizieq di Palembang, Semoga bukan Kebencian

"Jika itu atas aturan, tidak apa-apa, tapi kalau karena kebencian, saya kasihan," ujar  Ketua FPI Sumsel, Mahdi, pasca pencopotan baliho di Palembang

Penulis: maya citra rosa | Editor: Refly Permana
istimewa
Baliho Habib Rizieq di Palembang saat dicopot anggota gabungan dari Pol PP, Polri, dan TNI. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ketua Front Pembela Islam (FPI) Sumsel, Habib Mahdi, mengucapkan terima kasih atas pencopotan baliho Habib Rizieq Shihab di Palembang oleh Sat Pol PP, Polri, dan TNI Jumat (20/11/2020) malam.

Pelepasan tersebut dinilai sudah membantu tugas para aparat yang bertugas seharusnya melepaskan baliho penyambutan kedatangan Habib Rizieq Shihab. 

"Saya ucapkan terima kasih banyak, sudah dibantuin melepaskan baliho, karena Habib Rizieq sudah pulang ke sini," kata Mahdi, Sabtu (21/11/2020). 

Baca juga: Baliho Habib Rizieq Shihab di Palembang Dicopot Polisi TNI dan Pol PP, Katanya Langgar Etika Sosial

Namun, Mahdi menyayangkan baliho yang dipasang untuk menyambut kedatangan Habib Rizieq ke Indonesia tersebut tidak dilepas oleh pihak terkait, yaitu Sat Pol PP

Pihaknya masih mempertanyakan maksud pelepasan tersebut, apakah dasarkan karena aturan atau karena kebencian kepada ulama. 

"Jika itu atas aturan ya tidak apa-apa, tapi kalau karena kebencian, saya kasihan," ujar  Mahdi.

Kebencian kepada habib keturunan nabi ini dikhawatirkan akan berdampak buruk kepada orang tersebut.

"Jika memang itu alasannya, cepat bertaubat, nanti kalau ada sakit-sakit apa segera ke markas FPI, biar saya kasih air obat biar cepat baik," kata Mahdi.

Baca juga: Yang Pasang Umat Bukan Kami, FPI akan Pasang Lagi Baliho yang Dicopoti TNI, Beranikah?

Menurutnya dengan kejadian ini menunjukkan semakin banyak orang yang cinta, dan sebagian orang merasa terancam. 

"Silakan mau mencopot baliho, kita negara hukum, kita ini lakukan saja sesuai dengan aturan dan tugasnya masing-masing.

Ulama tugasnya berceramah, ads tugasnya yang melepas baliho, ada yang mengatur jalan dan ada yang tugasnya berperang, lakukan sesuai tugas masing-masing," ujar Mahdi.

Baliho Habib Rizieq Sihab di Palembang dilepas oleh petugas gabungan TNI, Sat Pol PP, dan Polri, Jumat (20/11/2020) malam. 

Baliho dicopot diduga melanggar protokol kesehatan dan etika sosial dan dilakukan di dua tempat, yakni Jalan A Yani dan Jalan Radial Palembang. 

Baca juga: Ibu 4 Anak Korban Penipuan di Palembang, Sempat Video Call & Dijanjikan Nikah oleh Kenalan di Fb

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved