Berita Palembang

Pesanan HP Samsung Note 10 tak Kunjung Datang, Gadis di Palembang Ini Tertipu Uang Rp 28 Juta

Malang dialami Salamah (19), ingin memiliki handphone (HP) Samsung Note 10 malah gadis ini harus kehilangan uang sebesar Rp 28 juta.

Editor: Welly Hadinata
ilustrasi
ilustrasi penipuan 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Malang dialami Salamah (19), ingin memiliki handphone (HP) Samsung Note 10 malah gadis ini harus kehilangan uang sebesar Rp 28 juta.

Akibat tertipu usai melakukan transaksi pembayaran namun HP yang ditunggu tidak kunjung datang ke rumahnya.

"Awalnya saya melihat disebuah akun IG atas nama Asia Ponsel Official, yang menjual Samsung Note 10. Kemudian menghubungi via message di IG terlapor, setelah itu sepakat HP dijual terlapor dengan harga Rp 28 juta," ungkap warga Tanjung Emas, Sumatera Barat ini.

Lanjutnya, terlapor meminta korban untuk melakukan pembayaran melalui transfer bank Mandiri dan bank BRI atas nama berbeda masing- masing bank.

"Saya transfer kan uang dari rumah, menggunakan mobile banking saya, Sabtu (7/11/2020), sekitar pukul 24.00," kata korban.

Masih kata korban, usai melakukan transfer uang ke nomor rekening terlapor, langsung menghubungi IG terlapor.

"Namun setelah ditunggu HP tidak juga datang diantar terlapor, setelah dihubungi IG terlapor tidak membalas, bahkan IG saya di blok terlapor sehingga tidak bisa menghubungi lagi," katanya.

Baca juga: ANAK Korban yang Berusia 6 Tahun Lihat Orang yang Membunuh Ibunya, Pelaku Ternyata Tetangga Korban

Baca juga: TERKUAK Wajah Pelaku Pembunuhan Janda 2 Anak di Rusunawa Kasnariansyah Palembang, Sempat Kabur!

Baca juga: Ini Identitas Perempuan Korban Pembunuhan di Rusunawa Karnariansyah, Janda Anak 2 Berasal dari Bogor

Korban berharap terlapor bisa diproses dan uang milik korban bisa balik kembali.

"Saya melapor supaya terlapor bertanggung jawab dan mengembalikan uang yang ditransfer kepadanya," harapnya. 

Sementara, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan adanya laporan korban penipuan, laporan masih dalam proses penyelidikan.

"Laporan sudah kita terima dan akan segera kita tindaklanjuti,"ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved