Virus Corona di Sumsel
Cerita Guru Private di Palembang, Datangi dari Rumah ke Rumah Demi Belajar di Masa Pandemi
Belajar daring selama pandemi ternyata dimanfaatkan bagi pemiliki privat atau bimbingan belajar (bimbel) untuk mengajar datang ke rumah-rumah siswa.
Penulis: maya citra rosa | Editor: Yandi Triansyah
Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Belajar daring selama pandemi ternyata dimanfaatkan bagi pemiliki privat atau bimbingan belajar (bimbel) untuk mengajar datang ke rumah-rumah siswa.
Orang tua lebih memilih mendatangkan guru, daripada khawatir anaknya tertular Covid-19 jika belajar di bimbel biasa.
Salah satunya Aktif Genius Mandiri (AGM) Private Palembang, yang mendatangi siswanya untuk mengajar pelajaran umum dan mengaji.
Pendiri AGM Private Palembang, Madina mengatakan bahwa sudah 6 bulan terakhir ada 10 guru private yang mengajar siswa dengan datang langsung ke rumah siswa.
Dia bersama dua rekannya, merintis private dengan jumlah 20 siswa ini justru semakin banyak diminati warga Palembang.
Karena menurutnya, orang tua lebih banyak memilih private di rumah, daripada harus pergi ke bimbel.
"Alhamdulillah lancar, justru karena Pandemi ini jadi lumayan banyak yang berminat, karena wali siswa agak worry kan kalo harus ngeleskan anaknya ke tempat bimbel," ujarnya, Kamis (5/11/2020).
Namun yang menjadi kesulitan saat ini adalah mencari guru private yang dapat mengajar pelajaran umum dan mengaji.
Selain itu, guru private yang datang ke rumah harus mempunyai kendaraan sendiri, sehingga dapat menghemat ongkos jalan.
"Susah cari guru yang punya kendaraan, karena kalau harus gojek atau pakai kendaraan umum, nanti gajinya habis di ongkos," ujarnya.
Dalam satu kali pertemuan, Madina mematok harga Rp 50.000 dengan durasi belajar 90 menit, namun harga bisa disesuaikan dengan kemampuan wali siswa.
"Tergantung permintaan dari wali siswa, ada yang minta 2 atau 3 pertemuan dalam seminggu," ujarnya.
Selain itu, meskipun belajar di rumah siswa, Madina tetap meminta para guru dan siswa menerapkan protokol kesehatan.
Seperti menggunakan masker atau minimal face shield, menjaga jarak dan mencuci tangan.
"Semoga pandemi ini segera usai, agar pembelajaran dapat kembali normal," ujarnya.