Kadisdik Kota Palembang Minta Para Guru dan Siswa tidak 'Keluyuran' ke Mal Selama Libur Panjang
Libur panjang dan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah bertepatan hari Maulid Nabi Muhammad SAW, berlangsung mulai 28 Oktober hingga 30-10-2020
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto menyampaikan pesannya kepada para guru dan siswa agar tetap berdiam di rumah selama libur panjang.
Libur panjang dan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah bertepatan hari Maulid Nabi Muhammad SAW, berlangsung mulai 28 Oktober hingga 30 Oktober 2020.
Baca juga: Maulid Nabi Muhammad SAW, Dianjurkan Baca Doa & Shalawat Ini Untuk Keselamatan di Dunia dan Akhirat
Baca juga: ASN Muba Dilarang Keluar Kota Selama Cuti Bersama Mulai 28 Oktober Hingga 1 November 2020
Ahmad Zulinto meminta agar libur panjang yang telah ditetapkan pemerintah ini sebaiknya diisi dengan kegiatan yang bermanfaat dan tidak berpergian apalagi di tengah situasi pandemi covid-19 ini.
"Kita berharap khusus bagi guru dan siswa tetap berdiam diri saja di rumah karena situasi kita ini masih pandemi covid-19," ujarnya, Rabu (28/10/2020).
Ia mengatakan jangan sampai libur panjang ini dimanfaatkan untuk jalan-jalan, pergi ke mal sehingga nanti dapat menyebabkan cluster baru covid-19.
"Mari kita ikuti protokol kesehatan. Guru dan orangtua berikan pemahaman kepada anak-anak. Walaupun bosan sudah menghantui kita tapi kita harus tetap waspada juga," jelas dia.
Baca juga: Kasus Baru Covid-19 di Palembang, Rabu 28 Oktober 2020, Bertambah 15 Orang Sukarami Tertinggi
Baca juga: Ketua IDI Palembang Ungkap Latar Belakang ACU2020.org, Viral di Medsos Sebut Covid-19 tidak Ada
Ia mengatakan memang selama pandemi ini sejak Maret lalu siswa belajar tanpa tatap muka hingga saat ini. Namun, kondisi ini belum bisa kapan berakhir.
"Karena itu saya imbau bersabar dan kita sama-sama menjaga dan berdoa agar pandemi ini cepat berakhir," ungkap dia.
Satpol PP Disiagakan
Libur cuti bersama hari besar Maulid Nabi Muhammad SAW, tanggal 28 - 29 Oktober, akan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berwisata ke luar kota atau sekadar mengunjungi pusat keramaian.
Guna memastikan masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatra Selatan, Aris Saputra, menyebutkan, akan ada peningkatkan operasi yustisi di libur cuti bersama dengan penyiagaan 108 orang personil dari tim gabungan.
Tim Gabungan Satuan Tugas Penegakan Protokol Kesehatan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumsel, Polda Sumsel, Kodam II Sriwijaya, Korem Gapo, Kejaksaan Tinggi Sumsel, Pengadilan Negeri Palembang, BPBD Sumsel, Dinkes Sumsel, dan Kesbangpol Sumsel.
Baca juga: Orang Malaysia Tergila-gila: Celana Dalam Bekas Dinar Candy Seharga Rp 50 Juta Diburu,atau Dirental
Baca juga: Nikita Mirzani Kikuk Isi Chatnya dengan Ariel NOAH Bocor, Tengah Malam Bahas Ini, Nassar Penasaran
"Mulai tanggal 28 sudah bersiaga, sebanyak 108 personel kami turunkan semua dalam operasi yustisi," katanya, Senin (26/10/2020).
Penyiagaan personil dilakukan di berbagai tempat yang berpotensi menjadi tempat keramaian seperti objek wisata, mal, tempat hiburan, kafe restoran hingga pintu tol.
"Untuk di tol tu sudah ada petugas internal kita memonitor di pintu tol," ujar Aris.