Breaking News:

Empat Kasus Curat yang Diungkap Polres PALI Sepekan Ini, Ada 3 Perusahaan Jadi Korban & Merugi

jajaran Polres PALI bersama unit reskrim Polsek Talang Ubi berhasil mengamankan 10 tersangka tindak pidana pencurian dan pemberatan

Penulis: Reigan Riangga | Editor: Refly Permana
sripoku.com/reigan
Kasat Reskrim Polres PALI AKP Rahmad Kusnedi saat rilis hasil tangkapan selama sepekan. 

SRIPOKU.COM, PALI - Selama sepekan terakhir, jajaran Polres PALI bersama unit reskrim Polsek Talang Ubi berhasil mengamankan 10 tersangka tindak pidana pencurian dan pemberatan (Curat) dari lima laporan.

Kapolres PALI, AKBP Yudhi Suharyadhi, melalui Kasat Reskrim, AKP Rahmad Kusnedy, bahwa kasus pertama adalah pencurian kelapa Sawit milik PT Proteksindo dengan tersangkanya 2 orang.

Dimana, kronologi kejadian pada Rabu (21/10/2020) saat kedua tersangka sedang memanen kelapa sawit milik perusahaan tersebut.

Baca juga: Update Virus Corona di Muratara 24 Oktober, 3 Orang Sembuh, 13 Pasien Masih Jalani Perawatan

Berdasarkan laporan dari pihak perusahaan ke Polsek Talang Ubi, Unit Reskrim Polsek Talang Ubi langsung bergerak cepat tak lama kemudian ke dua pelaku langsung diamankan.

Barang bukti (BB) yang diamankan satu unit mobil truk dan buah sawit lebih kurang seberat 4 ton.

Sementara kasus kedua juga pencurian kelapa sawit di PT Agro, ada 3 pelaku diamankan dengan modusnya memanen kelapa sawit milik PT agro yang bersebelahan dengan kebun milik pelaku.

Baca juga: CATATAN: 10 Bulan Wabah Covid-19, Ancaman Krisis dan Ketidakpastian

"Sementara kasus ketiga, pencurian pupuk di gudang PT Proteksindo, pelaku ada 3 orang kita amankan.

Perusahaan itu alami kerugian sebanyak 135 sak pupuk." jelas AKP Rahmad Kusnedi, saat press release di Mapolres PALI, Jumat (23/10/2020).

Sedangkan, kasus lain, ialah Pencurian pipa minyak milik PT Medco energi dengan satu pelaku diamankan.

"Kasus terakhir pencurian rumah kosong dengan cara mencongkel pintu rumah lalu menguras isi rumah, satu pelaku diamankan." jelasnya.

Baca juga: Universitas Kader Bangsa Buka S2 Hukum Kesehatan, Sebut Akan Jadi yang Pertama di Sumatera

"Motifnya untuk menutupi biaya hidup. Ancamannya kesemuanya 10 tersangka ini diatas 5 tahun penjara dengan pasal 363 KUHP," jelas Kusnedy.

Sementara, salah satu pelaku Randy dengan kasus pencurian Pipa PT Medco mengaku bahwa dirinya bersama teman yang telah lebih dahulu terhukum mengaku hanya diajak dan tidak tahu menahu.

Dimana, kasus tersebut terjadi pada Tahun 2019 lalu dan satu pelaku berhasil diamankan dan satunya lalu baru di amankan.

"Selama dalam pelarian saya tidak kemana-mana pak terus berada di dalam kebun. Baru minggu kemarin ke kampung, keberadaan saya diketahui," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved