Breaking News:

Universitas Kader Bangsa Buka S2 Hukum Kesehatan, Sebut Akan Jadi yang Pertama di Sumatera

Universitas Kader Bangsa (UKB) Palembang akan membuka magister hukum kesehatan pertama di Sumatera di tahun ini.

tribunsumsel.com/sri
Yudisium UKB Palembang. 

SRIPOKU.COM.PALEMBANG - Universitas Kader Bangsa (UKB) Palembang akan membuka magister hukum kesehatan pertama di Sumatera di tahun ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor UKB Palembang , Dr Hj Irzanita SH SE SKM MM MKes, saat menghadiri acara yudisium ke XVIII Diploma, sarjana dan pascasarjana di aula lantai V, Sabtu (24/10/2020).

"Tahun ini kita sudah mulai menerima mahasiswa untuk S2 hukum kesehatan. Ini pertama di Sumatera," ujarnya.

Baca juga: Berniat Pertahankan Kecantikan Alaminya, Kekeyi Tolak Mentah Mentah Endorse Oprasi Pelastik di Korea

Ia mengatakan, biasanya para pemimpin rumah sakit atau tenaga kesehatan semakin tinggi posisi akan dilibatkan dalam hukum dan manajemen.

"Biasanya yang ambil ini dokter, bisa perawat dan lain-lain. Sejauh ini, S2 hukum kesehatan ini hanya ada di Jakarta dan ini pertama di Sumatera sehingga tak perlu jauh-jauh lagi ke Jakarta," beber dia.

Selain itu, pihaknya juga akan membuka s2 manajemen dan membuka apoteker.

Baca juga: Libur Panjang Sebentar Lagi Tiba, Ayo Langkahkan Kaki Mengunjungi Pulau Belitung yang Indah Memesona

"Target banyak yang akan kita kejar, tapi semua bertahap," ungkapnya.

Ia mengatakan saat ini semua program studi yang ada di Universitas Kader Bangsa berakteditasi B.

"Rata-rata semua B dan saat ini kita sedang dalam tahap pengajuan. Harapkan kita untuk menuju A," jelas dia.

Ia mengatakan dimasa pandemi ini ada kesulitan mencari mahasiswa namun dalam waktu bersamaan kita juga meningkatkan kualitas.

Baca juga: Sehari Bertambah 26 Kasus Konfirmasi Positif Covid-19, Ada Dua Warga Meninggal Dunia

Ditambahkan Wakil Rektor I, Ferroka Putra Wathan, B.Eng.,MH.M.Sc.,M.Kes mengatakan dalam yudisium kali ini diterapkan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Kita gelar yudisium ini mengikuti anjuram pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan. Karena itu kita bagi dua sesi waktunya karena kita menjaga jarak 1,5 meter," ujarnya.

Untuk yudisium kali ini berjumlah 480 mahasiswa yang dibagi dua kali dalam sehari.

Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved