Breaking News:

Spesialis Bandit Pecah Kaca Alih Profesi Jadi Pembobol ATM di Banyuasin, Belajar dari YouTube

Aksi kawanan pembobolan ini diketahui dari bunyi alarm toko yang terhubung dengan handphone milik seorang pegawai toko.

Penulis: Mat Bodok | Editor: Refly Permana
sripoku.com/matbodok
Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Muhammad Ikang Ade Putra ketika mengintrogasi tersangka pembobol ATM di dalam minimarket. 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Tiga dari empat tersangka pembobol mesin ATM di salah satu minimarket yang ada di Jalan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, berhasil diamankan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banyuasin, Senin (19/10/2020).

Aksi kawanan pembobolan ini diketahui dari bunyi alarm toko yang terhubung dengan handphone milik seorang pegawai toko.

Tersangka yang berhasil diamankan tersebut adalah Wihep Febri, Yoga Yudistira, dan Deni Tabah yang saat ini ditahan di Polrestabes Palembang, dan Hengki yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Baca juga: Anaknya Muntah-muntah & Pusing Usai Ditendang dan Ditampar, Seorang Ibu di Palembang Lapor Polisi

Kapolres Banyuasin, AKBP Danny Ardiantara Sianipar SIK, didampingi Kasatreskrim, AKP Muhammad Ikang, Senin (19/10/2020) saat konferensi pers menjelaskan kejadian tersebut terjadi, Sabtu (12/9/2020) lalu, pukul 03:57.

Dimana, ketiga orang tersangka ini telah melakukan pembobolan sebuah minimarket yang terletak di Jalan Talang Keramat Kelurahan Talang Keramat Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin.

"Kita kerja sama dengan Polrestabes Palembang, dimana tersangka merupakan pemain dengan banyak TKP, selain pembobol ATM, toko juga spesialis pecah kaca," kata Kapolres.

Baca juga: Yang Paling Berkesan Ketika Jadi MC di Muaraenim, Dapat Saweran Duren Jatuh Langsung dari Pohonnya

"Terhadap ketiga tersangka dikenakan pasal 363 ayat 1 dengan ancaman hukuman pidana paling lama 9 tahun," terangnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP, Muhammad Ikang Ade Putra, mengatakan berdasarkan laporan korban pihaknya langsung melakukan olah TKP dan beberapa barang bukti.

“Pelaku merupakan pemain.

Namun untuk kasus pembobolan ATM ini mereka baru belajar, pelaku ini spesialis pecah kaca antar provinsi, tersangka ini belajar bobol ATM dari YouTube,” tandasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved