Menelaah Sebutan Bundo Kanduang di Minangkabau
Sebagai mana yang umum pahami, istilah Bundo Kanduang adalah panggilan untuk kaum perempuan di Minangkabau.
Penulis: Salman Rasyidin | Editor: Salman Rasyidin
Agar keturunan berikutnya dapat melanjutkan dan mengembangkan adat budaya minang dengan baik.
Dan saling menyadari tentang harkat, tugas dan fungsi di tengah konstelasi adat dan budaya, terutama menghadapi berbagai perubahan dan tantangan masa depan.
Kalau kita mau coba sedikit menyandingkan peranan Bundo Kanduang dalam masyarakat Minang yang mempertahankan garis keturunan secara unilateral matrilineal.
Maka di Sumatera Selatan yang memiliki budaya dan adat istiadat yang hampir mirip dengan peranan Bundo Kanduang adalah Tua tua adat dari komunitas etnis yang masing masing hidup dan berkembang sesuai nilai budaya masing adalah adalah tidak lain mereka yang dituakan misal dalam masyarakat kumoring disebut KIAI PATI.
Mamak apit jurai kalau masyarakat Semende dan lainnya.
Dengan sebutan yang berbeda namun bermakna satu yaitu mempertahankan adat istiadat.
Contoh ringan pemberian jajuluk untuk kabayan (bhs kumoring) dan lain sebagainya.
Di Masyarakat adat yang berada di Sumatera Selatan itu menarik garis keturunan unilateral patrilineal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/assubari.jpg)