Inilah 9 Cara Hilangkan Nyeri Haid Secara Alami dan dengan Obat (2): Menghindari Makanan Tertentu
Tingkatan nyeri haid yang dirasakan tiap wanita memang dapat bervariasi. Beberapa wanita lainnya bisa jadi mengalami kram yang disertai dengan rasa...
SRIPOKU.COM - Rasa tidak nyaman di sekitar perut saat wanita sedang menstruasi adalah hal yang umum.
Rasa tidak nyaman ini bisa dimulai sejak pra- haid sampai beberapa hari saat menstruasi.
Selama menstruasi, otot-otot rahim wanita akan berkontraksi untuk membantu melepaskan lapisan pembuluh darah yang menumpuk.
• Inilah 9 Cara Hilangkan Nyeri Haid Secara Alami dan dengan Obat (1): Konsumsi Obat yang Dijual Bebas
• Ramalan Bintang Selasa 6 Oktober 2020: Scorpio Sekarang Saatnya Menerapkan Rencana Kerja
Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Pada kondisi ini, wanita terkadang akan mengalami kram perut, yang merupakan tanda otot rahim sedang bekerja.
Sedangkan beberapa wanita lainnya bisa jadi mengalami kram yang disertai dengan rasa mual, muntah, sakit kepala, dan bahkan diare.
Tingkatan nyeri haid yang dirasakan tiap wanita memang dapat bervariasi.
Dokter tidak yakin mengapa beberapa wanita mengalami nyeri haid dan yang lainnya tidak.
Tetapi, beberapa faktor ini disinyalir berhubungan dengan rasa sakit yang lebih hebat:
- Mengalami aliran darah yang deras
- Memiliki anak pertama
- Berusia di bawah 20 tahun atau baru saja memulai menstruasi
- Memiliki produksi berlebih atau kepekaan terhadap prostaglandin, hormon yang memengaruhi rahim
- Faktor lain termasuk endometriosis (pertumbuhan jaringan rahim yang tidak normal) dan penggunaan alat kontrasepsi

Kandungan Nutrisi Labu Kuning. (Tribunnews.com)
Cara menghilangkan nyeri saat haid
Untuk kram perut ringan dan sementara akibat haid, beberapa pengobatan rumahan tersedia guna membantu meredakannya.
Berikut ini beberapa tips atau cara menghilangkan nyeri haid yang dapat dicoba:
4. Menghindari makanan tertentu
Saat menstruasi, sebaiknya wanita menghindari makanan yang menyebabkan kembung dan retensi air.
Beberapa makanan penyebab terbesar kondisi tersebut, termasuk:
- Makanan berlemak
- Alkohol
- Minuman berkarbonasi
- Kafein
- Makanan asin
Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini: