Breaking News:

Pemkab Muratara Sudah Berupaya Lindungi Anak & Perempuan, tapi 2 Hari Ini Ada Kekerasan Seksual

Dua hari berturut-turut, polisi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengungkap kasus tindak pidana kekerasan terhadap anak.

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/rahmat aizullah
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PMDP3A) Kabupaten Muratara, Gusti Rohmani 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Dua hari berturut-turut, polisi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengungkap kasus tindak pidana kekerasan terhadap anak.

Pada 26 September 2020, polisi ungkap kasus pembunuhan disertai persetubuhan terhadap anak berumur 10 tahun yang dilakukan pemuda berusia 18 tahun.

Pada 27 September 2020, polisi ungkap kasus pencabulan terhadap anak berumur 8 tahun yang dilakukan orangtua kandung.

Pacu Aktifitas Sektor UMKM dan Koperasi Sebagai Lokomotif Pemulihan Ekonomi Nasional

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PMDP3A) Muratara, Gusti Rohmani, menyayangkan dua kejadian tersebut.

Ia menegaskan, berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah terjadinya kekerasan baik fisik maupun seksual terhadap anak di Kabupaten Muratara.

"Kami sudah berusaha melindungi anak, setiap ada kesempatan kami selalu sosialisasi tentang hal ini, tapi masih saja terjadi," kata Gusti, Selasa (29/9/2020).

Bakal Ada Pergantian Kepala SD & SMP di Palembang, 1 Tahun Akan Dinilai, Bisa Mundur jika tak Becus

Menurutnya, kasus kekerasan terhadap anak ini masih terjadi karena minimnya pendidikan ilmu agama atau lemahnya iman dalam diri pelaku.

Ia menambahkan, Pemkab Muratara telah mendirikan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) sebagai layanan konseling bagi warga yang ada masalah dalam keluarganya.

Puspaga menyediakan psikolog dan konsultasi gratis yang bisa membantu keluarga dalam mengatasi masalah, sehingga terciptanya keluarga yang berkualitas.

Video Mengenal Kompol Zainuri, 10 Tahun Jadi Kanit 4 Jatanras Krimum Polda Sumsel, Lama di Satlantas

Bagaimana prosedur untuk mendapatkan layanan Puspaga? Warga cukup datang ke Puspaga yang berada di ibukota Muara Rupit dengan membawa identitas diri (KTP).

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved