Inilah Penyebab dan Gejala Sering Sariawan serta Cara Mengobatinya
Penyakit sariawan umumnya lebih sering terjadi pada anak-anak. Sariawan adalah ulkus atau luka pada mukosa mulut yang berbentuk bulat atau oval.
SRIPOKU.COM - Sering sariawan atau sariawan berulang dikenal sebagai penyakit recurrent stomatitis aphthous (RSA).
Penyakit ini umumnya lebih sering terjadi pada anak-anak. Sementara itu, sekitar 20-30 persen orang dewasa diperkirakan menderita jenis sariawan ini.
Sariawan adalah ulkus atau luka pada mukosa mulut yang berbentuk bulat atau oval. Bagian tengahnya membentuk cekungan, tepatnya seperti kawah berwarna putih, abu-abu, atau kekuningan, dan bagian pinggirannya terangkat (menonjol) dengan warna kemerahan.
• Selain Tingkatkan Kesuburan Wanita, Ini Manfaat Lain Buah Parijoto untuk Kesehatan: Obat sariawan
• Ramalan Bintang Kesehatan Sabtu 26 September 2020: Libra Sebaiknya Menghindari Pikiran Negatif
Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Sariawan dapat terasa sangat perih, menyakitkan, bahkan mengganggu aktivitas mulut penderitanya. Perbedaan sariawan berulang atau RSA dengan sariawan biasa adalah intensitas kemunculannya yang lebih sering.
Penyebab sering sariawan
Hingga saat ini, penyebab atau asal-usul sering sariawan belum diketahui secara pasti. Namun, para ahli memercayai bahwa kondisi sariawan berulang ini dapat diturunkan dalam keluarga.
Beberapa studi menunjukkan bahwa sariawan berulang terjadi karena disregulasi imun yang dimediasi oleh sel T, yakni kelompok sel darah putih yang berperan dalam kekebalan seluler.
Sitokin yang dihasilkan oleh kekebalan tubuh dan membantu memberikan sinyal ke saraf juga berperan.
Sementara itu, beberapa faktor umum yang memicu kemunculan sariawan, antara lain:
- Trauma mulut, seperti menyikat gigi terlalu keras, tergigit, tertusuk duri, dan sebagainya
- Makanan tertentu, terutama coklat, kacang tanah, kacang almond, kopi, sereal, telur, stroberi, keju, dan tomat
- Stres
9 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Kewanitaan (2). (brilio.net)
Gejala sering sariawan
Penyakit sering sariawan umumnya dimulai sejak masa kanak-kanak. Sekitar 80 persen penderita penyakit ini diperkirakan berusia kurang dari 30 tahun. Namun, seiring bertambahnya usia, frekuensi dan tingkat keparahannya dapat menurun.
Gejala-gejala umum sering sariawan mencakup beberapa hal berikut:
- Sariawan terjadi 2-4 kali dalam setahun. Namun, penyakit sariawan juga bisa terjadi terus menerus, misalnya saat satu sariawan sembuh, sariawan baru akan terbentuk
- Munculnya gejala sebelum sariawan (prodromal) berupa rasa nyeri atau terbakar pada area mulut yang terdampak selama 1-2 hari sebelum munculnya luka sariawan
- Rasa nyeri parah, tetapi tidak terkait dengan ukuran ulkus
- Berlangsung selama 4-7 hari.
Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:
Ada kalanya sering sariawan juga merupakan gejala penyakit lain, seperti radang usus, penyakit celiac, kekurangan nutrisi, faringitis, infeksi HIV, dan sebagainya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/sariawan1_20180120_172525.jpg)