Breaking News:

Sumsel Maju untuk Semua

Persiapan Matang, Pelaksanaan MTQ XXIX Sumsel 2020 akan Berlangsung Lancar dan Sukses

Pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIX tingkat Provinsi Sumsel di Masjid Agung Palembang, yang resmi dibuka Gubernur Sumsel H Herman Deru

Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel H Herman Deru saat menyampaikan sambutannya pada acara persiapan pelaksanaan MTQ XXIX tahun 2020 di Masjid Agung Palembang, Kamis (11/9/2020) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIX tingkat Provinsi Sumsel di Masjid Agung Palembang, yang resmi dibuka Gubernur Sumsel H Herman Deru saat ini memasuki hari terakhir.

Sejauh ini, pelaksanaan even keagamaan yang diikuti ratusan peserta tersebut berjalan dengan baik dan sesuai rencana. Meski terbatas, antusias peserta tetap tinggi bahkan banyak kafilah baru bermunculan.

Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumsel mengatakan, dalam pelaksanaannya, MTQ XXIX tingkat Provinsi Sumsel yang saat ini digelar cukup berjalan lancar.

Hal itu karena sebelumnya Pemprov Sumsel dan semua pihak yang terkait sudah melakukan persiapan matang. Termasuk juga wajib dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Alhamdulillah hingga hari terakhir ini, MTQ XXIX ini berjalan lancar. Persiapan memang sudah kita lakukan sejak lama, meskipun sempat tertunda akibat pandemi covid-19," kata Iqbal saat dihubungi, Kamis (10/9).

Bahkan, lanjutnya, antusias para peserta juga terlihat pada MTQ XXIX tahun ini. Sebab meski MTQ kali ini digelar secara terbatas karena adanya pandemi covid-19, namun menurut data yang diperoleh, kegiatan tersebut diikuti sedikitnya 369 qori dan qoriah dari 17 kabupaten dan kota di Sumsel.

Diketahui, MTQ XXIX tingkat Provinsi Sumsel tahun 2020 saat ini memang hanya memperlombakan beberapa cabang saja, diantaranya cabang tilawah Al Quran golongan anak-anak, remaja, dewasa, Qiro’at Murottal Remaja dan Qiro’at Murottal Dewasa, yang digelar di Masjid Agung Palembang.

Ada Teguran Mendagri Tito Karnavian karena Dianggap Protokol Kesehatan Longgar, KPU OI Angkat Bicara

Diancam Dibunuh Mantan Suami Siri, Perempuan di Prabumulih Ini Sembunyi di Kamar Mandi Pak RW

Lagi Ramai di Prabumulih Video Cewek Cantik Berkaos tanpa Lengan Video Call & Hisap Sabu Pakai Bong

Cabang hifzhil Quran 1 juz dan tilawah, 5 juz dan tilawah, 10 juz, 20 juz dan karya tulis ilmiah Al Quran, digelar di Asrama Haji Palembang. Serta untuk cabang hifzhil Quran 39 juz, tafsir bahasa Arab, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, digelar di STIQ Al Lathifiyah Palembang.

"Tahun ini, MTQ tersebut dilaksanakan terbatas jadi jumlah peserta berkurang karena ada dua cabang yang diperlombakan kita kurangi. Tapi jika dibandingkan dengan tahun lalu, antusias masyarakat yang ingin mengikuti MTQ ini tetap tinggi," teranganya.

Tidak hanya itu, antusias para peserta tersebut juga dibuktikan dengan banyaknya kafilah baru dari berbagai daerah di Sumsel yang meramaikan MTQ tersebut.

Hal itu juga tentunya menjadi pendorong semakin cepatnya upaya Herman Deru untuk menjadikan Sumsel sebagai daerah yang religius dan bebas dari buta aksara al-quran.

"Banyak kafilah baru yang mengikuti MTQ tahun ini. Dan menandakan jika MTQ ini sudah membudaya di kehidupan masyarakat. Artinya rasa cinta terhadap al-quran dan pentingnya ilmu agama semakin tumbuh di masyarakat kita," paparnya.

Dia pun menargetnya, kegiatan MTQ yang dilakukan secara berkesinambungan ini dapat semakin memantik tumbuhnya rasa cinta Al-qur'an di masyarakat.

"Target kita yakni lahirnya terbaik yang nantinya akan kita bawa ke tingkat nasional. Hal ini juga sebagai upaya kita agar program satu desa satu rumah tahfidz yang digagas pak Gubernur semakin berkembang sehingga masyarakat Sumsel bebas buta aksara Al-qur'an dan Sumsel yang religus," pungkasnya.

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved