Inilah 7 Tanaman Herbal untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh (1): Kunyit, Jahe dan Meniran

Agar tubuh kembali kebal terhadap penyakit, sistem imunitasnya harus terus dijaga dan ditingkatkan. Salah satunya dengan konsumsi suplemen kesehatan.

Editor: Bejoroy
https://www.google.co.id/
Kunyit adalah tanaman yang memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk meningkatkan kekebalan tubuh. 

SRIPOKU.COM - Sebenarnya, sistem imunitas tubuh secara normal dapat bekerja sangat efisien dalam menghadapi ancaman musuh tersebut.

Namun, saat sistem imunitas ini terkadang dalam kondisi lemah, sehingga tubuh jadi mudah terserang penyakit.

Maka dari itu, agar tubuh kembali kebal terhadap penyakit, sistem imunitasnya harus terus dijaga dan ditingkatkan.

Inilah 11 Manfaat Bawang Bombai untuk Kesehatan (1): Jaga Daya Tahan Tubuh hingga Mencegah Infeksi

Berikut Nilai Tukar Rupiah Hari Senin 7 September 2020 di 5 Bank Besar Indonesia

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Ada banyak cara yang bisa dilakukan seseorang untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Salah satunya, yakni dengan mengonsumsi suplemen kesehatan, termasuk jamu atau tanaman herbal.

Terdapat sejumlah tanaman obat yang baik dikonsumsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh, terlebih pada masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

Berikut beberapa di antaranya:

1. Kunyit

Kunyit adalah tanaman yang memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Melansir Majalah Warta HortusMed Edisi 1 tahun 2020 terbitan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Kemenkes RI, Ahli Peneliti Utama B2P2TOOT, Yuli Widiyastuti, menjelaskan curcumin yang terkandung dalam kunyit dapat bersifat sebagai imunomodulator (meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh) dan anti-inflamasi.

Rahasia Cara Bikin Cilok Enak dan Pas Kenyalnya Ala Pedagang. (SRIPOKU.COM/Bejo)

Pada kasus Covid-19 sendiri, curcumin dalam kunyit mampu berikatan dengan reseptor protein SARS-CoV-2, yaitu melalui ikatan dengan domain protease (6Lu7) dan spike glikoprotein.

Ikatan tersebut berpotensi dapat menghambat aktivitas Covid-19 dan menghambat perbanyakan virus.

Selain itu, curcumin diyakini mampu menghambat pelepasan sitokin pro inflamasi.

Dengan terhambatnya pengeluaran sitokin, maka tidak akan terjadi badai sitokin yang berdampak pada gangguan pernafasan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved