Breaking News:

Buya Menjawab

Kurban Dalam Bentuk Uang

Ada anjuran dalam suasana wabah berjangkit yang menyebabkan banyak orang miskin baru, maka bagi yang akan berkurban berikan saja dalam bentuk uang.

Editor: Bejoroy
sojo.net
Ilustrasi. Bersedekah uang kapan saja sa’atnya bisa dilakukan, tetapi berkurban pada saat/momentum tertentu. 

SRIPOKU.COM - Assalamu’alaikum
BUYA, ada anjuran dalam suasana wabah berjangkit yang menyebabkan banyak orang miskin baru, maka bagi yang akan berkurban berikan saja dalam bentuk uang kepada orang-orang miskin.

Bagaimana buya. Tolong penjelasannya. Terima kasih.
0812788xxxx

Cerita Driver Grab di Palembang Terharu Jeripayahnya Hasil Ngojek Bisa Berkurban Seekor Kambing

Melemah, Nilai Tukar Rupiah Hari Jumat 14 Agustus 2020 di 5 Bank Besar Indonesia

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Jawab:
Wa’alaikumussalam.Wr.Wb.
DALAM sistem peribadatan Islam masing-masing mengandung hikmah seperti jika sholat subuh berjama’ah diteruskan dengan zikir sampai syuruk (terbit matahari)kemudian sholat sunnat (isryroq) dua raka’at maka memperoleh pahala haji dan umroh dengan sempurna. Begitu menurut Rasulullah SAW. tentang Sholat sunnah Isyroq.

Pada saat Iqomah sudah dilantunkan oleh Mu'azzin, ikutilah sholat Subuh berjama'ah dua raka'at, dzikir panjang dan ketika selesai berdoa, pada saat masuk waktu Syuruq (terbit Matahari), sholatlah dua raka'at sunnat Isyroq. Niscaya mendapat pahala Haji dan Umroh dengan sempurna. Berdasarkan sabda Rasulullah saw; "Barang siapa sholat Subuh berjama'ah kemudian duduk ber-dzikir kepada Allah hingga terbit matahari, kemudian sholat dua raka'at, niscaya dianugerahi seperti pahala haji dan umrah dengan sempurna, dengan sempurna, dengan sempurna." ( HR. At-Tirmidzi, Hasan gharib, at-Targhib wa tarhib).

Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Sholat sunnat Isyroqdua raka'at; raka'at pertama sesudah al-Faatihah, baca surah al-Kaafirun, raka'at kedua sesudah al-Faatihah baca surah al-Ikhlas, setelah salam membaca do'a; "Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan hari ini sehat wal'afiyat, dan menyinari dengan sinar matahari dari tempat terbitnya. Ya Allah anugerahkanlah rezeki yang baik kepadaku pada hari ini, dan hindarkanlah kejahatan daripadaku. Ya Allah sinarilah hatiku dengan hidayah Engkau, sebagaimana Engkau menyinari bumi dengan sinar matahariMu selamanya dengan rakhmat Engkau wahai zat yang Maha Penyayang."

Menyikapi hadits diatas tidak boleh kita lalu berpikir sebagai berikut; cukup sholat sunnat Isyroq saja tidak usah berangkat ke Tanah Suci untuk haji dan umroh. Padahal kita sudah termasuk Istitho’ah (memiliki kemampuan melaksanakan haji dan umroh.)

Sholat sunnat isyroq tidak menggugurkan kewajiban menunaikan ibadah haji Bagi yang mampu melaksanakan perjalanan ke tanah suci, (mampu fisik, economi dan memiliki pengetahuan tentang manasik haji) karena hikmah melaksanakan secara fisik ibadah haji sanga tinggi nilainya.

Begitu juga bagi yang memiliki kemampuan memotong hewan kurban jika tidak memotong kurban pada hari raya Idul Adlha kata Rasulullah Saw. ; …LAA TQROBANNA MUSHOLLANAA. Artinya; Jangan mendekati tempat sholat kami. Wahai Fatimamah kata Rasulullah Saw. kepada anak kandung beliau; Berkurbanlah engkau, ketika darah hewan kurban itu mengalir ke bumi saat itu Allah SWT mengampuni dosa-dosamu.

ilustrasi
https://covid19.go.id/p/berita/infografis-covid-19-13-agustus-2020

Bersedekah uang juga tinggi hikmahnya; menghindarkan diri /meredam panasnya kubur, menghindarkan diri dari balak bencana, membuka pintu rezeki dll.

Bersedekah uang kapan saja sa’atnya bisa dilakukan, tetapi berkurban pada saat/momentum tertentu; 10 Zulhijjah (hari Nahr) 11, 12,13 Zul Hijjah (Hari-hari Tasyri’). Maka bagi yang mampu, maka sedekah uang iya, berkurban juga iya. Begitu juga bagi yang Istitho’ah; Berangkat ke Tanah Suci iya, tiba di Tanah Air shiolat Subuh berjama’ah iya, diteruskan dengan zikir sampai Syuruq dan sholat sunnat Isyroq. Demikian penjelasan Buya. (*)

Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved