Breaking News:

Pengguna WhatsApp Bisa Cek Kebenaran Pesan Yang DIteruskan Berkali-Kali, Begini Caranya

WhatsApp kini menjadi satu aplikasi perpesanan yang populer di dunia. Tak hanya mudah digunakan, WhatsApp memiliki beragam fitur yang menarik.

Tribunnews.com
Ilustrasi Whatsapp 

SRIPOKU.COM -- WhatsApp kini menjadi satu aplikasi perpesanan yang populer di dunia.

Tak hanya mudah digunakan, WhatsApp memiliki beragam fitur yang menarik.

Dikutip TribunWow.com dari Business Tech, Jumat (7/8/2020), WhatsApp dikabarkan akan merilis sejumlah fitur baru.

Wisata Terlupakan, Air Terjun Niagara di OKU Selatan Miliki Keindahan Aliran Buih Alami di Bebatuan

Seorang Terdakwa Kasus Penganiayaan di Palembang Dituntut Enam Bulan Penjara, Pihak Korban Kecewa

Seorang Terdakwa Kasus Penganiayaan di Palembang Dituntut Enam Bulan Penjara, Pihak Korban Kecewa

Satu di antara fitur yang bakal dirilis adalah fitur yang dapat memeriksa validitas atau fakta pesan yang telah diteruskan (forward) berkali-kali di platform WhatsApp.

"Pesan ini akan muncul dengan ikon kaca pembesar di sebelahnya, dan mengetuk ikon ini akan membuka browser pengguna dan melakukan pencarian soal pesan tersebut," kata WhatsApp.

"Hari ini, kami mencoba cara sederhana untuk memeriksa ulang pesan-pesan ini dengan mengetuk tombol kaca pembesar dalam obrolan."

“Menyediakan cara sederhana untuk mencari pesan yang telah diteruskan berkali-kali dapat membantu orang menemukan hasil berita atau sumber informasi lain tentang konten yang telah mereka terima."

“Fitur ini berfungsi dengan memungkinkan pengguna mengunggah pesan melalui browser mereka tanpa WhatsApp pernah melihat pesan itu sendiri.”

 

23 Peserta Tes SKB CPNS di Kabupaten OKU asal Luar Sumatera Selatan, Pindah Lokasi Tempat Ujian

Virus Tick Borne, Penyebab Demam Parah di China Yang Menular Dari Orang ke Orang, Begini Gejalanya

Partai Persatuan Pembangunan Serahkan SK Dukungan ke Pasangan Calon Kuryana Azis-Johan Anuar

WhatsApp mengatakan bahwa fitur itu pertama-tama akan diluncurkan secara bertahap dengan Brasil, Italia, Irlandia, Meksiko, Spanyol, Inggris, dan Amerika Serikat (AS).

WhatsApp sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya akan mengambil langkah-langkah untuk menekan berita palsu yang beredar di platformnya.

Halaman
12
Editor: adi kurniawan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved