Breaking News:

Tujuh Pembobol Rumah Warga di Palembang Diamankan Dalam Sepekan, Ada yang Merugi Miliran Rupiah

Dalam waktu sepekan, Unit Reskrim Polrestabes Palembang, Pidum, dan Tekab 134 berhasil mengamankan tujuh pelaku curas dan curat.

sripoku.com/andika
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono didampingi Kanit Pidum, AKP Robert Siombing saat mengelar 7 tersangka curas dan curat hasil tangkapn dalam sepekan, Kamis (30/7/2020) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andika Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dalam waktu sepekan, Unit Reskrim Polrestabes Palembang, Pidum, dan Tekab 134 berhasil mengamankan tujuh pelaku curas dan curat.

Hal ini diungkap langsung Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono, Kamis, (30/7/2020), saat mengelar perkara tujuh tersangka tersebut.

"Benar dalam sepekan ini kita mengamankan tujuh tersangka curas dan curat yang meresahkan warga Palembang, " ungkap Nuryono didampingi Kanit Pidum AKP Robert Siombing.

Ada 5,8 Ribu Dokumen Kependudukan di Kabupaten Empat Lawang Sudah Ditandatangani Secara Elektronik

Nuryono mengatakan, bahkan semalam anggotanya meringkus tiga tersangka pembobolan rumah kosong milik korban di jalan Makrayu, Kecamatan IB II, Palembang.

Dari aksi tersebut, korban menderita kerugian Rp 300 juta dan kerugian barang-barang antik dengan kerugian 1,2 milyar.

"Ada tiga tersangka dalam kasus ini, tiga pelaku yakni Sutoro, Febri dan Okta. Saat beraksi ketiga berbagi tugas," ungkap Nuryono.

Selain mengamankan ketika pelaku, lanjutnya, anggota juga mengamankan barang bukti berupa, mangko emas, mangko kaca emas, hiasan dinding, dan pas bunga.

Lebih jauh Nuryono mengatakan, pelaku dengan kasus yang sama beda TKP (tempat kejadian perkara) diamankan yakni Ronal melakukan aksinya dilokasi Jalan Slamet Riady Lorong Kemas 2, Kecamatan IT 2. Ahmad melakukan aksinya di Jalan A Yani Lorong Sabar Kecamatan Jakabaring dan Sajili melakukan aksinya jalan M Isa Lorong Bintara IT II, Palembang.

Video: Keluarga Besar Direksi PTBA dan PT SBS Sumbang Sapi Kurban di Masjid Al Kurnia Muara Enim

" Ketiga tiga pelaku ini sama kasusnya, pencurian namun lain TKP, mereka juga merupakan DPO, yang sudah menjadi target operasi, " tegasnya sambil mengatakan ada dua pelaku terpaksa di lumpuhkan lantaran melawan petugas saat hendak ditangkap.

Lalu, satu pelaku lagi dalam kasus curas, yakni Hendri alias Cilid, melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di TKP Jalan Mataram Kelurahan Kemas Rindo, Kertapati Palembang.

"Atas ulahnya 6 pelaku dikenakan pas 363 ancaman hukum 7 tahun penjara dan sedangkan 1 pelaku diancam pasal 365 dengan ancaman kurungan penjara 5 tahun," tegasnya.

Sedangkan, pelaku pencurian rumah korban Febri dan dua temannya mengaku terpaksa melakukan aksi ini lantaran terpepet kebutuhan sehari-hari.

"Terpaksa pak kami begini, ini karena tak ada uang untuk kebutuhan sehari - hari. Apalagi Corona pula, kerja saja tidak bisa," ungkap Febri menyesal.

Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved