Kelurahan Ini Belum Pernah Terjangkit Virus Corona Pasca Setengah Tahun Terjadi di indonesia
Sekitar setengah tahun sudah Virus Corona mewabah di indonesia, namun Kelurahan Cipayung sampai saat ini berhasil menorehkan prestasi membanggakan.
SRIPOKU.COM - Akhir tahun 2019, terjadi wabah besar di China yang menjadi cikal bakal wabah internasional.
Pasca ratusan warga Wuhan, China terinfeksi Virus Corona atau Covid-19, sejumlah negara lainnya ikut terjangkit.
Akhirnya, wabah internasional tersebut tiba di Jakarta, Indonesia sekitar bulan Februari 2020.
Hingga saat ini, wabah Virus Corona terus bertambah lantaran belum ditemukan obat untuk menangkal datangnya virus tersebut kepada seseorang.
• Video : PT. Bukit Asam Sumbang 89 Ekor Sapi Kurban Idul Adha 1414 H / 2020 M
Sekitar setengah tahun sudah Virus Corona mewabah di indonesia, namun Kelurahan Cipayung sampai saat ini berhasil menorehkan prestasi membanggakan.
Salah satu kelurahan yang ada di wilayah Tangerang tersebut belum ada mencatat kasus positif Covid-19.
Hingga Rabu (29/7/2020), di Kelurahan Cipayung baru terdapat 17 kasus suspek dan 32 kasus kontak erat, tanpa ada pasien positif Covid-19.
Menanggapi hal itu, Lurah Cipayung Tomi Patria mengatakan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh ketatnya pengawasan protokol kesehatan yang dilakukan oleh tim gugus tugas Covid-19 di tingkat RT/RW.
"Jadi aktif pendekatan ke warga-warga, memberikan penjelasan door to door untuk menjaga wilayahnya dengan protokol kesehatan ," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (30/7/2020).
• Luna Maya Diramahi Pegawai Ashanty, Siapa Anda? Anak Baru Bukan? Enggak Boleh Masuk Sembarangan!
Menurut Tomi, pendekatan tersebut juga sejalan dengan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan.
Mulai dari kewajiban menggunakan masker setiap keluar rumah dan juga larang untuk berkerumun.
"Jadi RT/RW sama timnya bergerak ke lingkungannya masing-masing. Agar sebisa mungkin protokol kesehatan itu dipatuhi," ungkapnya.
Selain itu, pergerakan orang di wilayah Kelurahan Cipayung juga diawasi secara ketat oleh tim gugus tugas RT/RW.
Hal ini dilakukan dengan mendata setiap warga yang hendak bepergian jauh atau pendatang dari daerah lain.
"Jadi kalau ada pendatang kami data. Dia datang dari daerah mana dan kami tanyakan ada hasil tes Covid-19 atau enggak," ungkapnya.
Untuk memastikan pengawasan tersebut tetap berjalan, Tomi menyebut pihak kelurahan aktif berkomunikasi dengan gugus tugas RT/RW dan pengurus lingkungan setempat.
• Ada Perbedaan dalam Pelaksanaan Rangkaian Ibadah Haji di Tahun Ini, Protokol Kesehatan Diutamakan
"Kami juga selalu informasikan, kalau ada tes Covid-19 gratis warga diimbau ikut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-yang-merebak-di-indonesia.jpg)