Ratusan Orang Jadi Korban Penipuan Arisan Online oleh Mantan Model, Korban tak Pernah Tatap Muka

Terkuak fakta bahwasanya terlapor bersama korban tidak pernah bertatap muka, semua interaksi dilakukan via media sosial.

Editor: Refly Permana
net
Ilustrasi arisan online 

SRIPOKU.COM - Penipuan berkedok arisan online kembali terjadi, kali ini di provinsi Jambi.

Peristiwa ini sudah dilaporkan sejumlah korban ke Polda Jambi, dimana pihak terlapornya diketahui pernah menggeluti dunia modelling.

Terkuak fakta bahwasanya terlapor bersama korban tidak pernah bertatap muka, semua interaksi dilakukan via media sosial.

Pecatan TNI Jadi Kurir Narkoba Lintas Provinsi Tertangkap di Sumsel, Ngakunya Baru Satu Kali Antar

Terlapor berinisial RAK (24), ia menggunakan Instagram untuk berinteraksi arisan online pelaku, sementara komunikasi dengan korban hanya dilakukan melalui WhatsApp Grup.

Salah seorang koban dugaan penipuan berkedok arisan online itu adalah Tya 

Pelaku RAK, kata dia, selalu merayu agar para anggota mau meningkatkan nilai investasinya.

Korban yang baru menerima uang Rp 2 juta dirayu untuk menambah nilai investasi menjadi Rp 4 juta setelah 14 hari.

Setelah ikut dan mendapatkan Rp 8 juta, korban dirayu kembali untuk mengikuti investasi Rp 16 juta.

Awalnya pembayaran berjalan lancar, namun saat korban telah menyetor dengan nominal besar, RAK tiba-tiba menghilang.

Pelaku Judi Togel Hongkong di Mariana Banyuasin Sumsel Dibekuk Saat Transaksi Online, Sudah 3 Tahun

“Terakhir saya itu dapat 52 juta. RAK lalu menghilang. WA aktif tapi tak dibalas.

Sampai sekarang tidak ada itikad baik. Kami mendatangi keluarga dan keluarga tidak bertanggung jawab, dia meminta kami laporkan ke polisi,” kata Tya.

Tya mengatakan, jumlah total peserta investasi mencapai ratusan orang dengan nilai uang Rp 3 miliar.

Sedangkan di Jambi, ada sekitar 40 orang dengan total investasi mencapai lebih dari Rp 200 juta.

Selain Tya, Satia (19) mengaku telah menginvestasikan uang Rp 50 juta pada pelaku.

Namun sepekan terakhir RAK menghilang dan tak bisa dihubungi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved