Tidak Merokok Tetap Berisiko Terkena Kanker Paru-paru, Kok Bisa?

Melansir laman cancer.org, sekitar 80 persen kematian akibat kanker paru-paru di dunia dipicu oleh kebiasaan merokok.

Editor: Bejoroy
google
Ilustrasi - Jika kita menganggap diri kita aman dari kanker paru-paru karena tidak merokok, belum tentu. Meski tidak pernah merokok, risiko terkena kanker paru-paru masih ada. 

SRIPOKU.COM - Umumnya, perokok lebih rentan terinfeksi penyakit kanker paru-paru.

Melansir laman cancer.org, sekitar 80 persen kematian akibat kanker paru-paru di dunia dipicu oleh kebiasaan merokok.

Namun, jika kita menganggap diri kita aman dari kanker paru-paru karena tidak merokok, belum tentu. Meski tidak pernah merokok, risiko terkena kanker paru-paru masih ada.

WASPADA, 3 Makanan Ini Bisa Tingkatkan Resiko Kanker Paru-paru, Jangan Terlalu Sering Dikonsumsi!

Tes Kepribadian: Jawab 4 Pertanyaan di Bawah Ini Secara Spontan, Sifat Aslimu Akan Terungkap

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Kita bisa mengidap kanker paru-paru dari menghirup asap rokok orang lain (perokok pasif), terpapar asbes, atau memiliki riwayat keluarga dengan penyakit tersebut.

Banyak orang menganggap kanker paru-paru selalu merupakan hasil dari kebiasaan merokok dan tidak melihat pasien kanker paru-paru dengan pandangan yang sama seperti pasien kanker payudara.

Namun, sebagian besar orang yang meninggal karena kanker paru-paru, berhenti merokok jauh sebelum mereka didiagnosis kanker paru-paru.

"Ada stigma besar yang terkait kanker paru-paru, karena mayoritas orang yang meninggal dunia adalah perokok atau mantan perokok," kata ahli kanker Nathan Pennell, MD, PhD.

"Faktanya adalah siapa pun yang memiliki paru-paru dapat terkena karsinogen dan mengembangkan kanker paru-paru, maka ini adalah penyakit yang harus jadi perhatian semua orang."

Salah satu pertanyaan pertama yang kerap muncul di saat seseorang mengetahui orang lain menderita kanker paru-paru adalah, "apakah dia perokok?"

"Asap tembakau adalah salah satu zat paling adiktif yang dikenal manusia. Kecanduan adalah penyakit," kata Dr. Pennell.

"Banyak orang yang merokok menjadi kecanduan saat remaja. Apakah kita seorang perokok atau bukan, tidak ada yang pantas mati karena kanker paru-paru."

10 Manfaat Buah Pepaya untuk Kesehatan (1). (tribunjabar.com/)

Kanker paling mematikan yang sulit ditemukan obatnya

Kanker paru-paru adalah penyebab utama kematian akibat kanker di antara pria dan wanita di AS.

Sayangnya, karena stigma rokok yang terkait kanker paru-paru, sulit bagi para peneliti mendapatkan dana untuk menemukan obatnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved