Breaking News:

Penyakit Tidak Menular Potensi Jadi Komorbid, Dokter Reisa Broto Asmoro Bagikan Tips untuk Penderita

Mayoritas yang meninggal dunia dengan Covid-19 atau memiliki kondisi kesehatan yang parah selama menjalani perawatan Covid-19 adalah komorbid.

Tribunnews.com
Dokter Reisa 

SRIPOKU.COM - Virus Corona atau Covid-19 dianggap berbahaya untuk pasien yang sudah memiliki penyakit penyerta, atau istilah kerennya disebut komorbid.

Mayoritas yang meninggal dunia dengan Covid-19 atau memiliki kondisi kesehatan yang parah selama menjalani perawatan Covid-19 adalah mereka yang memiliki komorbid.

Malah, beberapa gugus tugas mengatakan belum ada yang meninggal dunia hanya karena terinfeksi Covid-19.

Lantas, bagaimana dengan mereka yang punya penyakit tidak menular?

Selain Ikan, Ini Resep Pempek Udang Khas Palembang, Dijamin Tidak Amis, Anti Gagal dan Pasti Enak

Diungkapkan anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro, penderita penyakit tidak menular tetap berpotensi menjadi kategori komorbid.

Hal itu ia katakan dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta, Kamis (9/7/2020).

"Penderita penyakit tidak menular ini sangat berpotensi menjadi penyakit penyerta atau komorbid.

Inilah yang menyebabkan tingginya kasus fatal akibat Covid-19," ujar Reisa.

Seseorang yang mengidap penyakit tidak menular diimbau untuk selalu menjaga kesehatan di saat pandemi ini.

Misalnya, menjaga asupan makanan, tetap berolahraga secara rutin sekaligus memeriksa kesehatan ke dokter secara berkala.

Halaman
12
Editor: Refly Permana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved