Breaking News:

Berita PALI

Buronan Pencuri di PALI Ini Digerebek di Persembunyiannya, Ternyata Menyimpan 3 Pucuk Senpi Kecepek

Ayah dua anak ini dibekuk di tempat persembunyiannya di hutan wilayah Benakat Dusun Kabupaten Muara Enim pada Rabu (8/7/2020) kemarin.

SRIPOKU.COM/Reigan Riangga
Kapolsek Talang Ubi Resor PALI Kompol Yuliansyah saat mengintrogasi tersangka. 

SRIPOKU.COM, PALI -- Sempat buron selama lebih kurang 8 bulan, Beni Maizul (29) warga Talang Subur Kelurahan Talang Ubi Selatan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil dibekuk Tim Elang unit Reskrim Polsek Talang Ubi.

Ayah dua anak ini dibekuk di tempat persembunyiannya di hutan wilayah Benakat Dusun Kabupaten Muara Enim pada Rabu (8/7/2020) kemarin.

"Saat ditangkap, rupanya pelaku menyimpan tiga pucuk senjata api rakitan laras panjang jenis kecepek. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Mapolsek Talang Ubi untuk dilakukan pemeriksaan," ungkap Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Yuliansyah SH, Kamis (9/7/2020).

Yuliansyah menjelaskan, tersangka ditangkap lantaran diduga menjadi salah satu kawanan pembobol rumah milik Yunitasari (38) warga Tebing Atmojo Kelurahan Pasar Bhayangkara Kecamatan Talang Ubi, pada Sabtu (23/11/2019) sekira pukul 20.00 WIB.

Ayah dua anak ini melakukan aksi pencurian bersama satu temannya Dimas Prayoga yang saat ini tengah menjalani hukuman di Rutan Muaraenim.

Kedua pelaku masuk kedalam rumah korban dengan cara mendongkel jendela samping rumah menggunakan linggis. Kemudian merusak terali jendela hingga terlepas.

2 Oknum Anggota Polisi Polres OKU Selatan Terlibat Narkoba di Lampung Utara Bebas Program Asimilasi

Istri Tahanan Bantu Suaminya Kabur dari Tahanan Polsek Sukarami Palembang, Memasukan Gergaji Besi

Lima Tahanan Polsek Sukarami Resor Kota Palembang Kabur Setelah Menjebol Terali dan Plafon Tahanan

"Kemudian kedua pelaku masuk ke dalam rumah mengambil barang-barang berharga milik korban berupa 1 (satu) unit handphone, uang tunai sejumlah Rp. 14.000.000 (empat belas juta rupiah) dan perhiasan emas terdiri dari gelang, cincin dan kalung seberat 6 suku, setelah itu dua pelaku kabur melalui jendela. Saat kejadian rumah korban dalam keadaan kosong," jelasnya.

Atas perbuatannya, ditegaskan Kapolsek Talang Ubi pelaku dijerat pasal 363 KUHP dan undang-undang darurat kepemilikan senjata api tanpa izin.

"Ancamannya jelas, maksimal seumur hidup karena menyimpan, memiliki dan menguasai senjata api secara ilegal," ujar Kompol Yuliansyah SH.

Sementara, Pelaku Beni mengaku bahwa ia baru sekali ini melakukan perbuatan pencurian dan diajak rekannya.

Sementara, kepemilikan tiga pucuk senjata api rakitan, dirinya mangaku peninggalan dari mertuanya.

"Saya takut menyerahkan diri ke polisi pak. Senjata ini hanya saya gunakan untuk menembak babi," jelasnya.(cr2)

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved