Berita Palembang
Beli Nintendo Lewat Sosmed, Seorang Pria di Palembang Tertipu Rp 13,8 Juta, Begini Kronologinya
Malang dialami Melvin Timadius (25), menjadi korban penipuan saat berbelanja online Senin (6/7/2020) lalu.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Malang dialami Melvin Timadius (25), menjadi korban penipuan saat berbelanja online Senin (6/7/2020) lalu.
Tidak terima, warga Jalan RE Martadinata, Kecamatan IT II, Palembang, Sumatera Selatan ini, melaporkan kejadian itu ke Polrestabes, Palembang.
Kepada petugas saat melaporkan kejadian yang dialaminya, berawal saat ia hendak beli Nintendo Switch New melalui aplikasi instagram.
• Dua Hari tak Laporkan Data Verfak Dukungan Calon Perseorangan, KPU Musirawas Panggil PPK Purwodadi
• Buron 17 Tahun, Pembobol Bank BNI Sebesar Rp 1,7 Triliun Berhasil Ditangkap. Berikut Kronologinya
Dimana saat itu ia melihat pelaku menjual Nintendo, lantaran tertarik ia pun ingin membelinya.
Gayung bersambut, kemudian pelaku pun meminta nomor WhatsApp korban
"Karena murah, saya tertarik ingin membelinya dengan harga Rp 2,8 juta.
Setelah cocok harga, saya pun langsung pergi ke ATM di Jalan Letnan Jaimas Kelurahan Sei Pangeran, Kecamatan Ilir I Palembang untuk mentrasnfer uang," ungkapnya, Kamis (9/7).
• 31 Juli Awal Tahun Pelajaran Baru dan Masih Pakai Metode Belajar Jarak Jauh, Begini Ketentuannya
• Pengelola PTM Serelo Lahat Angkat Bicara Soal Ratusan Demo di Pemkab Lahat
Namun, setelah uang di kirim korban, korban lalu di telepon pelaku lain yang mengaku dari pihak bandara.
" Saya terkejut pak, ada yang telepon ngaku dari pihak bandara, yang mengatakan barang yang saya beli tidak memiliki pajak.
Karena percaya saja saat itu kembali saya tranfer uang ke rekening lain Rp 3,5 juta," katanya.
Setelah uang dikirim kembali, tiba-tiba pihak bandara kembali menelpon korban.
• Inilah 4 Cara Mudah Cegah Kanker Payudara: Jaga Berat Badan, Olahraga Teratur hingga Vitamin D
• Akui Suka Makan Bunga Melati & Kantil, Istri Jerinx SID Dituduh Lakukan Ritual Mistis,Ini Manfaatnya
" Ditelepon lagi pak, minta kembali Rp 7,5 juta. Alasannya untuk dana sementara," ungkapnya.
Kemudian pelaku kembali meminta korban mengirim uang sejumlah Rp 30 juta dengan alasan yang tidak jelas.
" Karena saya di minta untuk mengirim uang terus, saya langsung curiga pak.
Dan menghubungi akun IG dan no WhatsApp. Namun nomor korban pun sudah di blokir pelaku," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/melvin-timadius.jpg)