Berita Palembang

Wacana Pajak Sepeda, Dirlantas Sumsel : Pajak Untuk Kendaraan Bermesin

Pesepeda akhir-akhir ini dihebohkan dengan adanya wacana sepeda yang akan dikenakan pajak.

Kompas.com/REUTERS/Peter Nicholls (Peter Nicholls)
Bersepeda dianggap pilihan aman untuk moda transportasi ditengah pandemi covid-19 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pesepeda akhir-akhir ini dihebohkan dengan adanya wacana sepeda yang akan dikenakan pajak.

Wacana ini pun sudah tersebar dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Terlebih lagi saat ini masyarakat lagi marak-maraknya menggunakan sepeda di jalanan.

Menanggapi wacana tersebut, Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol Juni mengatakan bahwa hal tersebut tidaklah benar.

Murid TK dan PAUD di Kabupaten Empatlawang Provinsi Sumatera Selatan Mulai Masuk 16 Juli 2020

 

Palembang Satu-satunya Zona Merah Covid-19 di Sumsel,Ini Status Tiap Kabupaten Kota Berdasarkan Zona

Disampaikannya saat dihubungi via telepon, Juni mengatakan penerapan pajak hanya diperuntukan bagi kendaraan yang hanya memiliki mesin.

"Sebenarnya kendaraan yang dikenakan pajak itu hanya untuk kendaraan bermesin seperti motor dan mobil," kata Juni, Selasa (30/6/2020).

Warga Palembang Demam Sepeda, Dirlantas Polda Sumsel Imbau Pemkot Buatkan Jalur Khusus Sepeda

 

Meski Sedang Pandemi Covid-19, Jumlah Pendaftar di Kampus yang Ada di Palembang Ini Justru Meningkat

Dikatakannya, sampai saat ini belum adanya UU yang mengatur untuk pengenakan pajak bagi pesepeda.

"Kalau sampai saat ini belum ada undang-undang yang mengatur adanya pengenakan pajak bagi pesepeda," kata Juni.

Terkait sedang maraknya pengguna sepeda saat ini, pihaknya mengimbau untuk masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara terkhusus bagi pesepeda agar tidak sampai menyebabkan kejadian yang tidak diinginkan.

Disdukcapil Empat Lawang Kembali Layani Perekaman e-KTP, Stok Blanko Banyak Jangan Takut Kehabisan

 

UIN Raden Fatah Palembang Disebut Klaster Baru Covid-19, Semua Akses ke Kampus Kini Ditutup

Sebelumnya dikutip dari Tribunnews.com, Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setiyadi memberi sinyal bahwa kendaraan tak bermotor, sepeda, bisa saja dikenakan pajak.

Budi mengaku sudah melakukan diskusi Korps Lalu Lintas Kepolisian RI (Korlantas Polri).

Polisi Saat Ini Masih Dalami Dugaan Penyebab Kebakaran di Rusun Blok 46 Kelurahan 26 Ilir Palembang

 

Diminta Rujuk dengan Gading Marten, Gisel dan Wijin Disebut Sudah Putus, Fakta Hubungan Terungkap!

“Kalau waktu saya kecil, saya mengalami sepeda disuruh bayar pajak dan sebagainya. Mungkin bisa ke sana. Tapi ini sejalan revisi UU 22/2009, sudah diskusi dengan Korlantas Polri,” kata Budi Setiyadi dalam diskusi virtual di Jakarta, Jumat (26/6/2020).

Namun, pada Senin (29/6/2020), Kemenhub RI mengeluarkan rilis yang membantah pernyataan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub RI tersebut.

Tidak benar Kemenhub sedang menyiapkan regulasi terkait pajak sepeda," demikian dijelaskan Adita Irawati, Juru Bicara Kementerian Perhubungan.

Penulis: Bayazir Al Rayhan
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved