Berita Palembang

Ada Polemik Pemesan Buku di Sekolah-sekolah, Begini Respon Dinas Pendidikan Kota Palembang

Polemik pemesanan buku oleh sekolah di Kota Palembang terus bergulir.Dinas Pendidikan Kota Palembang buka suara soal pemesanan buku melalui Siplah ini

handout
Kadisdik Kota Palembang Ahmad Zulinto menunjukkan contoh buku yang menurutnya tidak tepat untuk dibayar menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Polemik pemesanan buku oleh sekolah di Kota Palembang terus bergulir.

Dinas Pendidikan Kota Palembang buka suara soal pemesanan buku melalui Siplah ini.

Manager Bos Dinas Pendidikan Kota Palembang, Siti Emma Sumiatul menerangkan, dalam pemesanan buku pihak sekolah diarahakan, tujuannya supaya dapat yang terbaik.

Agar Bisa Tumbangkan Tyson Fury, Petinju Inggris Amir Khan Sumbang Saran ke Anthony Joshua

 

Kemarahan Jokowi Hingga Ancam Reshuffle Kabinet, Pengamat Komunikasi Sebut 2 Menteri Pasti Diganti

Karena dicontohkannya, seperti mall online, yang terdapat banyak tokoh, tentunya harus dipilih dilihat kualitas buku yang di jual toko tersebut.

"Kita arahkan, tapi bukan untuk monopoli. Tapi kami hanya bisa menyebutkan belilah di tokoh itu, karena kualitasnya bagus,"jelasnya, Selasa (30/6/2020).

Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) adalah sistem elektronik yang dapat digunakan oleh sekolah untuk melaksanakan proses PBJ secara daring yang dananya bersumber dari dana BOS.

Siti Emma Sumiatul menerangkan jika, mekanisme pemesanan buku menggukan dana bos, mengacu kepada peraturan Kemendikbud nomor 8 tahun 2020.

Kisah Saudara Kembar di Lubuklinggau Gagal Masuk Sekolah Karena Orangtua tak Bisa Bayar Administrasi

 

7 Kali Kalah dari Marcus/Kevin, Ganda Putra Malaysia Pelajari Trik Endo/Watanabe

Dalam belanja Bos, terutama belanja buku harus melalui Siplah, dan amanat ini kita turunkan lagi, dengan mengacu kepada Perwali nomor 63 tahun 2019 tentang belanja non tunai, dan peraturan Kemendikbud nomor 8 tahun 2020.

Jadi setiap pemesanan buku jelasnya, harus melalui Siplah dengan standar Harga Eceran Tertinggi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Palembang Zulinto, buku yang dipesan, harus lulus dalam Pusat Kurikukulum dan Perbukuan (Purskurbuk), dan terdapat dalam sistem informasi pengadaan di sekolah (Siplah), dan mendapat pengakuan kemendikbud.

Halaman
123
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved