Berita Musirawas

Bupati Musirawas: Muncul Satu Titik Api Saja Segera Padamkan, Jangan Tunggu Sampai Besar!

Bupati Musirawas H Hendra Gunawan menegaskan dalam mengantisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) harua dilakukan sedini mungkin.

SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Bupati Musirawas H Hendra Gunawan saat melepas Tim Satgas Pencegahan Karhutlah Kabupaten Musirawas di Bundaran Agropolitan Centre Muara Beliti, Selasa (30/6/2020). 
Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi
SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Bupati Musirawas H Hendra Gunawan menegaskan dalam mengantisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) harua dilakukan sedini mungkin.
Jangan sampai api sudah meluas baru ada upaya untuk pemadaman.
Seharusnya, ketika muncul satu titik api saja, maka harus segera dipadamkan.
"Kalau ada api satu saja di wilayah desa segera cari ember (air), padamkan. Jangan sampai meluas, lakukan agar api tidak membesar.
Kalau sudah besar, apalagi masuknya ke lahan gambut, ke peatland, lebih sulit lagi, dikocorin berapa ton 
air pun juga atasnya saja yang apinya enggak ada, bawahnya masih panas, asap masih keluar karena bawahnya masih api.
Hal-hal seperti ini yang terus harus kita sadarkan kepada masyarakat kita," kata H Hendra Gunawan saat melepas Tim Satgas Pencegahan Karhutlah Kabupaten Musirawas di Bundaran Agropolitan Centre Muara Beliti (30/6/2020).
Pelepasan tim ini juga dihadiri Kapolres Musirawas AKBP Efrannedy dan perwakilan Kodim 0406 Pasiops Kapten Inf Ajun Taufik.
Pelepasan Tim Satgas Karhutla tersebut merupakan bentuk upaya kesiapsiagaan Pemkab Musi Rawas dalam menghadapi Karhutla.
Dikatakan bupati, dampak dari kebakaran lahan ini cukup serius.
Karena itu, Pemkab Musi Rawas terus menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah daerah dalam penanganan kebakaran.
Termasuk juga dalam upaya pencegahannya.
Dikatakan, apel kesiapsiagaan personel dan peralatan penanggulangan bencana Karhutlah Kabupaten Musi Rawas tahun 2020 dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan dalam pencegahan penanggulangan Karhutlah.
Selanjutnya, optimalisasi peran, tugas dan fungsi tanggung jawab masing-masing OPD terkait dan mengajak seluruh komponen pemerintah, dunia usaha, akademisi, media dan khususnya masyarakat Kabupaten Musi Rawas untuk melakukan gerakan pencegahan Karhutla.
“Sesuai arahan dari bapak Gubernur, Penanggulangan Karhutla tidak dilakukan sendiri-sendiri, melainkan harus dilakukan secara sinergis oleh semua pihak, baik itu Pemerintah (Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota), TNI/Polri, Smswasta, dan masyarakat.
Penanggulangan Karhutlah merupakan tugas kita semua, kita semua berharap angka kebakaran di Musirawas kecil atau tidak ada sama sekali," katanya.
Ditambahkan, melalui apel kesiapsiagaan juga diharapkan adanya kekuatan personil berikut kelengkapan sarana dan prasarana pendukung dalam penanggulangan kebakaran Karhutlah.
Sehingga siap diturunkan kapan saja ke lapangan jika kebakaran benar-benar terjadi.
Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved