Breaking News:

Berita Prabumulih

Kejati Sumsel Usut Dugaan Korupsi Dana Kelurahaan di Prabumulih, Total Ada 25 kelurahaan

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sumatera Selatan ternyata diam-diam sedang mengusut kasus dugaan korupsi penggunaan dana kelurahan

SRIPOKU.COM / Edison
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih, Topik Gunawan SH MH 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sumatera Selatan ternyata diam-diam sedang mengusut kasus dugaan korupsi penggunaan dana kelurahan di seluruh kelurahan di kota Prabumulih.

Bahkan dari informasi didapat, penyidik Kejati Sumsel sudah mulai memanggil beberapa Lurah untuk dimintai keterangan terkait dana kelurahan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dengan kisaran senilai Rp 8,8 miliar.

Pengusutan dugaan penyimpangan dalam penggunaan dana kelurahan tersebut membuat heboh dan menjadi perbincangan di sejumlah kelurahan serta instansi pemerintah kota Prabumulih.

Spesialis Begal di Kecamatan IB 2 dan Gandus Palembang Ditangkap Polisi, Ancam Korban dengan Senpira

 

Ayu Ting Ting Akhirnya Buka-bukaan Nama Pria yang Sering Ia Telepon Saat Malam Hari

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih, Topik Gunawan SH MH ketika diwawancarai sejumlah wartawan di ruang kerjanya akhir pekan lalu membenarkan jika kejati sumsel tengah mengusut dugaan penyimpangan terebut.

"Memang benar kabar tersebut, namun yang menanganinya saat ini pihak Kejati Sumsel," ungkap Topik ketika diwawancarai akhir pekan kemarin.

Topik mengatakan, pengusutan dugaan korupsi dana yang diperuntukan 25 kelurahan di Bumi Seinggok Sepemunyian itu dilakukan karena adanya laporan masyarakat ke Kejaksaan Agung (Kejagung) di Jakarta.

Temukan Chat Tak Senonoh di HP Angga Wijaya, Dewi Perssik Langsung Marah Besar, Prostitusi Disebut

 

Musirawas Kembali Nihil Covid-19, Tambahan Satu Kasus 20 Juni Lalu Kini Dinyatakan Sembuh

"Kejagung kemudian meneruskan ke Kejati Sumsel dan diteruskan Kejati ke Kejari Prabumulih, kita diminta untuk melakukan puldata (pengumpulan data) makanya sejumlah lurah kita panggil. Sebetulnya seluruh lurah namun dipanggil beberapa saja secara acak," katanya.

Lebih lanjut Topik mengaku, hasil tindak-lanjut dilakukan pihaknya dengan telah mengumpulkan data dan memanggil sejumlah lurah telah disampaikan ke Kejati Sumsel.

Pukuli Tetangga Pakai Kayu, Pria di Prabumulih Diringkus Polisi, Dipicu Selisih Paham

 

Menakjubkan, Ternyata Inilah Penemuan Tidak Terduga yang Paling Menggemparkan di Dunia!

"Hasil sudah kita sampaikan, infonya baru saja diterbitkan surat perintah penyelidikan (sprinlid) untuk dana kelurahan ini," lanjut Topik.

Pria yang sebelumnya menjabat Kajari Gorontalo Utara itu menjelaskan penanganan permasalahan tersebut dilakukan kejati Sumsel terlebih telah diterbitkannya Sprinlid oleh kejari.

Halaman
12
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved