Berita Lubuklinggau

VIRAL Video 2 Remaja Cewek di Lubuklinggau Berkelahi, tidak ada yang Melerai, Motifnya Rebutan Cowok

Sebuah video viral yang menampilkan perkelahian dua remaja putri di Kota Lubuklinggau Sumsel mendadak viral disejumlah media sosial.

Editor: Welly Hadinata
kolase
VIRAL Video 2 Remaja Cewek di Lubuklinggau Berkelahi, tidak ada yang Melerai, Motifnya Rebutan Cowok 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU -Sebuah video viral yang menampilkan perkelahian dua remaja putri di Kota Lubuklinggau Sumsel mendadak viral disejumlah media sosial.

Warganet di Kota Lubuklinggau pun dihebohkan dengan viralnya video tersebut.

Video ini viral karena karena dua remaja tersebut terlibat saling pukul.

Dalam video berdurasi 30 detik tersebut dengan diiringi musik dua perempuan mengenakan pakaian bebas berupaya saling serang satu sama lain.

Sampai-sampai satu remaja terjatuh berhasil diduduki remaja mengenakan kaos hitam memukulnya berulang-ulang.

Teman-teman keduanya tidak ada satu pun berupaya melerai.

Mirisnya salah satu teman dari keduanya terdengar tertawa lepas sembari memvideokan adengan kedua temannya berkelahi.

Menangapi kejadian itu, Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa didampingi Kasatreskrim AKP Alex Andriyan menyampaikan, ketika mendapat informasi adanya perkelahian itu ia langsung memerintahkan anak buahnya.

"Magrib saya dapat informasinya, kemudian langsung saya tindak lanjuti dengan memerintahkan Kasatreskrim mencari identitasnya," ungkapnya pada Tribunsumsel.com, Rabu (24/6/2020).

Ia menerangkan, setelah dicari informasi ternyata keduanya pelajar.

Satu merupakan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan satunya merupakan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Keduanya termasuk perekam video sekarang sudah kita amankan dan di ditangani oleh bagian Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)," ungkapnya.

Ia menjelaskan, ketiganya diamankan sekira pukul 11.30 WIB, hasil pemeriksaan kepada kedua pelaku
motif keduanya berkelahi diduga karena rebutan cowok.

"Semuanya kita amankan, kedua orang tua perempuan dan perekam, termasuk Komnas Perlindungan Anak kita panggil, kita akan lakukan mediasi kepada keduanya supaya diselesaikan baik-baik," terangnya.

Ia menuturkan, harusnya kejadian tersebut tidak perlu divideokan, teman-teman yang berkelahi harusnya melerai keduanya, sebab perbuatan tersebut melanggar hukum.

Untuk itu, ia mengimbau kepada para orang tua dan orang yang memviralkan video tersebut untuk tidak mengesharenya, bagi yang masih menyimpan untuk segera dihapus karena bisa dikenakan UU ITE.

"Kepada wali murid dan anak-anak yang masih sekolah, memang sekarang belum masuk sekolah karena habis kenaikan kelas. Mari sama-sama kontrol putra putri kita dirumah masing-masing," terangnya. (Joy/TS)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved