GERD Masih Sering Tak Dikenali, Inilah Beberapa Tindakan Pencegahannya

Gastroesophageal reflux disease (Gerd) dalam beberapa tahun terakhir banyak dibincangkan oleh masyarakat.

www.alodokter.com
Ilustrasi - Akibatnya, asam lambung mengalir kembali melalui kerongkongan ke tenggorokan. Penderitanya pun bisa sampai merasakan rasa asam di mulut. 

SRIPOKU.COM - Gastroesophageal reflux disease (Gerd) dalam beberapa tahun terakhir banyak dibincangkan oleh masyarakat.

Gerd adalah kondisi naiknya (refluks) asam lambung dari perut ke kerongkongan secara kronis.

Refluks asam terjadi karena katup di ujung kerongkongan, tepatnya di bagian sfingter esofagus bagian bawah, tidak menutup saat makanan sampai di perut.

Solusi Masak Kilat - Inilah Resep Bakwan Bihun yang Gurihnya Bikin Ketagihan!

Penyakit GERD Gampang Kambuh karena Stres

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Youtube Sriwijayapost di bawah ini:

Akibatnya, asam lambung mengalir kembali melalui kerongkongan ke tenggorokan. Penderitanya pun bisa sampai merasakan rasa asam di mulut.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Annisa Maloveny mengatakan, prevalensi penyakit ini terus meningkat selama 10 hingga 15 tahun terakhir.

Meski begitu, masih banyak yang belum mengenali gejala Gerd.

"Di dunia, Gerd ini masih underestimate, artinya masih suka tidak dikenali."

Demikian diungkapkan Annisa dalam webinar yang diselenggarakan RS Eka Hospital Cibubur, Senin (22/6/2020).

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved