Breaking News:

Berita Prabumulih

Seorang Pria Beranak 6 di Prabumulih Cabuli Anak SMA, Pelaku Sempat Ngeles Sebut Korban Jual Diri

Idro diringkus polisi atas laporan seorang siswi SMA yang juga merupakan tetangga satu desa pelaku yakni ND (17) ke Polres Prabumulih.

Istimewa
Siswi SMA dicabuli pria beranak 6 di prabumulih 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Akibat ulahnya melakukan persetubuhan terhadap anak dibawah umur. Idro (45) warga Muaraenim diringkus unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Prabumulih.

Idro diringkus polisi atas laporan seorang siswi SMA yang juga merupakan tetangga satu desa pelaku yakni ND (17) ke Polres Prabumulih.

Dalam laporannya siswi tersebut mengaku telah disetubuhi pelaku ketika jalan-jalan ke Prabumulih dan diberikan uang Rp 500 ribu sebagai iming-iming agar tutup mulut.

Namun kejadian itu dilakukan pelaku hingga tiga kali di sebuah rumah kost kawasan Jalan Lingkar Timur kota Prabumulih.

Mendapat laporan itu petugas langsung melakukan penyelidikan dan meringkus pria yang telah memiliki enam anak serta berprofesi sebagai petani karet tersebut.

Peringatan Dini Gelombang Tinggi Dari BMKG, Terjadi Besok 20 Juni di Selatan Banten

 

KPU PALI Jaring Anggota PPDP, Tambah Jumlah TPS, Ini Rincian Masa Kerja dan Upah

Dihadapan polisi, Idro yang dibincangi wartawan mengungkapkan jika peristiwa persetubuhan itu bermula ketika dirinya mendapat informasi dari teman ND jika ND bisa diajak kencan hubungan suami istri dengan tarif Rp 500 ribu sekali main.

"Awalnya pada Maret 2020 lalu, saya tau dari temannya kalau dia itu jual, lalu saya minta nomor Whatsapp dan berkomunikasi. Saya tanya dan saya ajak dia mau asal bayar Rp 500 ribu," ungkap Idro.

Idro mengaku, ia kemudian mengajak ND janjian bertemu di kota Prabumulih tepatnya di kost harian kawasan Jalan Lingkar Timur dan korban menyetujui.

Terdakwa Pembakaran Lahan Tahun Lalu Seluruhnya Sudah Divonis di Pengadilan Negeri Kayuagung OKI

 

Ramalan Lengkap 12 Zodiak 20 Juni 2020: Kabar Gembira Bagi Aquarius

"Kami ketemu dan ngobrol, terus saya tanya nanti kamu hamil dan dia ngomong tidak akan hamil karena sudah suntik KB.

Terus kami melakukan hubungan itu, setelah selesai saya bayar Rp 500 ribu sesuai perjanjian," katanya.

Halaman
12
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved