Virus Corona di Sumsel

Lewat Desa Melalui Covid-19, Tiap Desa di PALI Kini Bisa Laporkan Update Virus Corona Via Online

Masing-masing perangkat desa bisa melaporkan situasi terkini Covid-19 di wilayah desa di Bumi Serepat Serasan melalui aplikasi DMS

Penulis: Reigan Riangga | Editor: Refly Permana
sripoku.com/reigan
Pelatihan aplikasi Laporan Via Online di DPMD PALI. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI - Kian mewabahnya Virus Corona atau Covid-19 khususnya di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) membuat tiap desa mengharuskan melaporkan situasi terkini Covid-19.

Masing-masing perangkat desa bisa melaporkan situasi terkini Covid-19 di wilayah desa di Bumi Serepat Serasan melalui aplikasi DMS (Desa Melalui Covid-19) dengan sistem online.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) PALI, A Ghani Ahmad, menuturkan bahwa pihaknya menggelar pelatihan untuk PA (Pengguna Anggaran), PD (Pendamping Desa), dan PLD (Pendamping Lokal Desa) agar memahami cara kerja aplikasi aplikasi tersebut.

Bupati Banyuasin Berikan Bantuan Dana Bedah Rumah di Desa Sungsang I dan IV, Berharap Lebih Baik

Sehingga nantinya akan bisa diterapkan di tiap desa masing-masing dengan melaporkan perkembangan terkini situasi Covid-19.

"Dalam rangka melakukan percepatan laporan Covid-19 via online dan langsung bisa ke pusat," ungkap Ghani didampingi Kabid PMD, Edi, Rabu (17/6/2020).

Terdahulu, kata Ghani, pihaknya sudah ada aplikasi Indeks Desa Membangun (IDM) dan berdasarkan dari PA, PD dan PLD sudah mencapai 75 persen.

"Insya Allah dalam minggu ini bisa sampai 100 persen," katanya.

Selain itu, ada juga pelatihan melalui aplikasi HDW aplikasi Laporan Kompergensi Stunting.

"Masih banyak tengah masyarakat kurang begitu mengerti Stunting (Kurang Tinggi Badan). Jadi, dengan adanya pelatihan ini semoga bisa penyambung tengah warga," jelasnya.

Pembunuh Pelaku Terapis Pijat Plus-Plus Terungkap, Begini Pengakuannya

Dengan PALI akan menuju pola kenormalan baru, pelatihan ini dibuat mengutamakan protokol kesehatan.

"Tiap kecamatan dibagi menjadi dua hari. Talang Ubi dan Tanah Abang, Abab, Penukal dan Penukal Utara," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved