Virus Corona di Sumsel
Palembang Kini Berada di Zona Oranye Covid-19, Hasil Sementara dari PSBB Palembang Tahap Dua
Pemerintah Kota Palembang melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua
Penulis: Rahmaliyah | Editor: Refly Permana
Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemerintah Kota Palembang melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua, Senin (15/6/2020).
Walikota Palembang, H Harnojoyo, mengatakan bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Palembang menilai secara garis besar memberikan hasil positif.
Ia memaparkan, dari aspek kesehatan meskipun masih dalam zona merah, tapi angka persentase kasus Covid-19 mulai terlihat meningkat dari sebelumnya 1,8 menjadi 1,95 dan menuju ke zona oranye.
• Hasil Verifikasi Administrasi KPU Musirawas, Dukungan Calon Perseorangan Berkurang 7328 Dukungan
Namun, dari sisi ekonomi, bila PSBB Palembang tahap dua terus berlanjut dikhawatirkan memberikan efek bagi pertumbuhan ekonomi Kota Palembang,.
Sehingga untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan, pihaknya kata Harno, telah sejak lama mengucurkan insentif bagi pelaku usaha untuk membantu mereka.
Selain itu, sedikitnya ada 35 ribu masyarakat miskin baru yang telah distribusikan bantuan paket sembako selama penerapan PSBB Palembang tahap kedua.
"Inilah yang menjadi acuan kami, besok akan dirapatkan kembali bersama gugus tugas, apakah setelah tanggal 16 kita akan terapkan PSBB transisi atau lebih melanjutkan penegakkan disiplin protokol kesehatan.
Apapun itu nantinya, semua tujuannya agar masyarakat paham dan patuh terhadap protokol kesehatan," jelasnya.
Lanjut Harnojpyp, strategi-strategi dalam upaya penekanan kasus Covid-19 akan terus dioptimalkan.
Bersama TNI, Polri dan gugus tugas lainnya akan secara masif memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap bagaimana cara pencegahan Covid-19.
• Kisah Naura Bocah Berusia 2 Tahun di Palembang Sering Nangis tak Ada Teman Bermain Selama Diisolasi
"Kami juga akan meminta para Ustad/ustadzah yang jumlahnya mencapai 400-an untuk menjadi corong pemerintah menyampaikan edukasi soal Covid-19 kepada masyarakat.
Apalah artinya pemerintah bila tidak didukung oleh masyarakat dalam upaya menekan angka penyebaran Covid-19," jelasnya.
Harnojoyo berharap, Palembang bisa segera keluar dari Zona merah dan mendapatkan penetapan status zona hijau sehingga bisa segera menerapkan upaya tatanan hidup baru.
Sementara itu, LO BNPB Gugus Tugas Covid-19, Antoni Simamora mengatakan, sesuai arahan dari pemerintah pusat adalah bagaimana Pemerintah Daerah mampu mengimplementasikan kebijakan di daerah.