Breaking News:

Berita PALI

Merasa Bantuan Sosial Dampak Covid-19 tidak Merata, Warga Desa Kota Baru Datangi Kantor DPRD PALI

"Disini saya mewakili masyarakat Desa Kota Baru terkait dengan adanya bantuan yang tidak merata baik BLT, Bantuan Sosial yang terdampak COVID-19.

Penulis: Reigan Riangga | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/Reigan Riangga
Warga Desa Kota Baru saat melakukan pertemuan dengan DPRD PALI. 

SRIPOKU.COM, PALI -- Ratusan warga Desa Kota Baru kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendatangi kantor DPRD Kabupaten PALI, Senin (8/6/2020).

Mereka mengadu kepada wakil rakyat ini lantaran menilai Pembagian Bantuan Sosial dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tidak merata.

Mawarni, perwakilan warga Desa Kota Baru meminta kepada DPRD PALI untuk bisa memberikan solusi terhadap masalah yang sedang dihadapi warga desa mereka.

Padahal, kata Mawarni setiap ada pembagian, baik PKH maupun sembako lainnya diberikan kepada orang -orang yang sama.

"Disini saya mewakili masyarakat Desa Kota Baru terkait dengan adanya bantuan yang tidak merata baik BLT, Bantuan Sosial yang terdampak COVID-19 ataupun bantuan sosial lainnya. Untuk itu, saya berharap DPRD bisa memberi solusi atau arahan terkait bantuan ini," ungkapnya, Senin.

Senada, disampaikan Imron, salahsatu warga yang ikut mendatangi Kantor DPRD PALI.

Bahaya! Jalan Cor Beton Penghubung Kisam Ilir dan Muaradua Kisam Kabupaten OKU Selatan Menggantung

Anggota DPRD Prabumulih Minta Pemkot Bayarkan Insentif Petugas Check Point Sebelum PSBB Berakhir

Berkat Informasi Masyarakat, Warga Rambang Dangku Muaraenim Simpan Sabu 13 Paket Ditangkap Polisi

Bahkan, Imron mengaku sudah sering diminta data baik Kartu Keluarga (KK) maupun Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan dijanjikan akan mendapat bantuan.

"Tetapi nyatanya, sampai saat ini kami belum nerima bantuan tersebut. Malah kami dipungut biaya uang Rp 20 ribu," jelas Imron.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten PALI, Asri Ag mengungkapkan agar kiranya Pemerintah Kabupaten PALI dalam hal ini dinas terkait dapat melihat sesuai dengan data masyarakat mana yang belum menerima bantuan.

Kemudian, apabila memang benar masyarakat yang belum menerima bantuan agar dapat didata ulang dan diberi bantuan.

"Dalam hal ini DPRD Kabupaten PALI akan menampung aspirasi masyarakat Desa Kota Baru, dimana yang diketahui bahwa masyarakat ini belum pernah mendapat bantuan baik itu BLT dana desa maupun bantuan sosial." katanya.

"Saya berharap agar dinas terkait dapat mendata ulang untuk memberikan bantuan kepada masyarakat Kota Baru," jelasnya.(cr2)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved