Covid19 Sumsel

Beredar Kabar Seorang PDP Meninggal di Lahat Positif Covid-19, Gugus Tugas: Tes Swab belum Keluar

Pasien tersebut dimakamkan menggunakan protokol Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Muara Siban, beberapa waktu lalu.

SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Virus corona di Sumsel 

Ket foto Jubir Covid-19 Kabupaten Lahat, Taufiq M Putra.

Laporan wartawan sripoku.com, Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT - Jubir Gugus Tugas Percepatan Penananganan Covid-19 Lahat, Taufiq M Putra, meluruskan adanya isu adanya pasien terpapar Virus Corona di Kecamatan Kota Lahat yang meninggal dunia.

Pasien tersebut dimakamkan menggunakan protokol Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Muara Siban, beberapa waktu lalu.

Dibenarkan Taufiq, adanya pasien wanita berusia 60 tahun yang dikubur menggunakan protokol Covid-19.

Namun, pasien tersebut belum bisa dinyatakan positif Covid-19 dan masih berstatus PDP karena masih menunggu hasil tes swab.

Eksekutor Tercepat di Dunia, Eksekusi 7.000 Orang Selama 28 Hari, Butuh 3 Menit Bunuh 1 Orang

"Yang bersangkutan meninggal berstatus PDP, jadi dikubur menggunakan protokol kesehatan. Kita juga tidak ingin ambil resiko," terang Taufiq, Kamis (28/5/2020).

Sementara, lima pasien meninggal sebelumnya yang dikubur menggunakan protokol kesehatan juga tidak ada yang terkonfirmasi positif Covid-19 melalui hasil tes swab, baru suspec berdasarkan rapid test.

Seperti satu orang di Kecamatan Kikim Barat, tiga orang di Kecamatan Merapi Area, dan satu orang di Kecamatan Lahat, hasil tes swab negatif Covid-19.

"Yang bayi asal Kecamatan Merapi, sama yang dikubur di Desa Muara Siban, masih menunggu hasil tes swab," terangnya.

Taufiq juga menjelaskan, PDP dinyatakan oleh dokter ahli, berdasarkan pemeriksaan.

Dengan indikasi menderita penyakit sesak napas, dan sakit paru-paru akut. Jika ada PDP yang meninggal, akan dikejar dahulu penyebab kematian dibarengi juga dengan pemeriksaan tes swab.

Speedboat Hantam Jembatan Sakatiga Lama Ogan Ilir, Serangnya Ditemukan Tewas, Warga Jejawi OKI

"Kepada masyarakat kami ingatkan, jangan sampai terlalu cemas. Tapi harus disiplin mengikuti protokol kesehatan.

Menggunakan masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan, juga selalu menjaga jarak," imbaunya.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved