Ombudsman Sumsel Sambangi Ogan Ilir, Lakukan Penyelidikan Kasus Pemecatan 109 Nakes RSUD

Ombudsman RI Perwakilan Sumsel akhirnya benar-benar mendatangi langsung Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.

Penulis: RM. Resha A.U | Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM
Kepala perwakilan Ombudsman RI wilayah Sumatera Selatan, M. Adrian Agustiansyah. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, INDRALAYA -- Ombudsman RI Perwakilan Sumsel akhirnya benar-benar mendatangi langsung Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.

Mereka melakukan penyelidikan, terkait pemecatan 109 tenaga kesehatan honor RSUD Ogan Ilir, oleh Ilyas Panji Alam selaku Bupati Ogan Ilir beberapa waktu lalu.

Ketua Ombudsman RI Perwakilan Sumsel, Adrian Agustiyansah, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan rapat pleno berdasarkan info awal terkait ribut-ribut soal honorer tenaga kesehatan di RSUD Ogan Ilir tersebut.

Beredar Pesan Covid-19 tidak Mematikan,Ahli Mikrobiologi di Sumsel Angkat Bicara,Apa Sudah Diteliti?

Sehingga mereka memutuskan untuk menjadikan peristiwa pemecatan itu menjadi laporan inisiatif Ombudsman RI.

"Untuk membuat terang peristiwa ini, berdasarkan informasi awal dan sudah pleno akhirnya diputuskan ini jadi laporan inisiatif Ombudsman RI," ujarnya saat diwawancarai di Sakatiga, Ogan Ilir, Rabu (27/5/2020).

Berdasarkan informasi dari media massa, mereka akhirnya mendatangi langsung Kabupaten Ogan Ilir untuk mencari data yang benar-benar real di lapangan.

Sehingga mereka dapat menarik kesimpulan, apakah ini terjadi maladministrasi atau tidak.

"Adapun langkah-langkah Ombudsman ini tidak memihak apakah ke tenaga kesehatannya, atau Pemerintah Daerah.

Tetapi penting kami untuk mengambil kesimpulan akhir kami butuh data sereal-realnya," tegasnya.

Speedboat Tabrak Tiang Jembatan Sakatiga Ogan Ilir, Serangnya Tengelam Kernetnya Melarikan Diri

Di hari pertama ini, pihaknya telah melakukan wawancara dan mengambil dokumen pendukung dari honorertenaga kesehatan yang dipecat.

Hari selanjutnya, pihaknya akan mendatangi DPRD Ogan Ilir yang sempat menjadi tempat mengadu para honorer tenaga kesehatan tersebut sebelum dipecat.

"Mungkin setelah itu kami akan melakukan ke Dinas Kesehatannya, Rumah Sakitnya dan lain-lain," tegasnya.

Pihaknya bertanya kepada para tenaga kesehatan tersebut seputar permasalahan yang terjadi sebelumnya. Apakah memang teejadi pemogokan 5 haei berturut-turut, tuntutan apa yang diajukan, dan lain-lain.

Tidak menutup kemungkinan, Ombudsman RI Perwakilan Sumsel akan mendatangi Bupati Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam sesuai sambutannya kepada Ombudsman beberapa waktu lalu.

Hak itu dilakukan jika memang nantinya data yang didapat dari lapangan, memang membutuhkan data tambahan dari Bupati.

"Tidak menutup kemungkinan jika kurang, kami akan meminta keterangan berita. Kalau kita baca, beliau persilahkan Ombudsman. Saya rasa itu baik, beliau membuka pintu selebar-lebarnya kepada kita," jelasnya. 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved