Sosialisasi PSBB Palembang Terus Berjalan, di Check Point Pasar Cinde Masih Ada tidak Pakai Masker

Salah satu check point yang diberlakukan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ada di kawasan Pasar Cinde, Palembang.

sripoku.com/maya
Edukasi seputar PSBB Palembang kepada pengendara yang tengah melintas di kawasan Pasar Cinde Palembang. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Salah satu check point yang diberlakukan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ada di kawasan Pasar Cinde, Palembang.

Sabtu (23/5/2020) pagi ini terpantau sejumlah petugas kepolisian, Dishub Kota Palembang, dan TNI melakukan pengecekan kendaraan mobil dan motor yang melintas di kawasan check point tersebut.

Puluhan kendaraan yang pergi ke arah Pasar 16 Ilir, Jembatan Ampera dan sekitarnya dibagi dua arah, mobil dan motor dipisah jalur.

Video : Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Kini Indira Kalistha Dicari Badai eks Kerispatih

Pengendara mobil dan motor yang masih terlihat tidak memakai masker diberhentikan, apabila warga tersebut tidak punya masker petugas akan memberikan masker.

Selain pemeriksaan masker, petugas juga meminta kendaraan bermotor yang terlihat masih berboncengan.

Petugas akan memberikan imbauan bahwa pengecekan hari ini masih bersifat edukasi, namun setelah PSBB Palembang benar-benar diterapkan beserta sanksinya, maka pengendara diharap untuk tidak lagi berboncengan.

Eddy, salah satu petugas check point di kawasan Pasar Cinde Palembang mengatakan sejak ditetapkannya PSBB Palembang, maka imbauan untuk mengikuti peraturan terus dilakukan.

Terutama check point yang akan terus dilakukan selama masa PSBB Palembang berlangsung.

Negara Amerika Berduka, Pasang Bendera Setengah Tiang, Korban Virus Corona Meninggal Dekati 100.000

Pengendara mobil diminta untuk mengurangi jumlah penumpang sebanyak 50 persen, dan kendaraan bermotor untuk tidak berboncengan kecuali satu keluarga, dengan menunjukkan KTP atau KK yang sama.

"Sampai hari ini masih sifatnya imbauan nanti kalau sudah ada penetapan sanksi, kita akan tindak tegas," ujarnya.

Menurutnya sampai hari ini pengendara yang tidak memakai masker sudah lumayan berkurang, namun masih banyak warga yang berboncengan.

"Rata-rata sudah pakai masker, tapi yang berboncengan masih banyak, oleh karena itu kita berhentikan, dan kita edukasi pengendara tersebut," ujarnya.

Penulis: maya citra rosa
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved