Virus Corona di Sumsel

H-1, Pasar Tradisional di Palembang Ramai Pengunjung, Banyak Pula Toko yang Sudah Tutup

Satu hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, masyarakat Kota Palembang masih banyak mendatangi pasar-pasar tradisional.

sripoku.com/nisa
Tampak seorang warga mencuci tangan di tengah kerumunan pengunjung di kawasan Pasaraya Bandung, Palembang. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Chairul Nisyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Satu hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, masyarakat Kota Palembang masih banyak mendatangi sejumlah pasar tradisional yang ada di Palembang.

Aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Palembang demi memutus mata rantai Covid-19 atau Virus Corona, nampaknya tidak begitu diindahkan oleh sebagian masyarakat Kota Palembang.

Dari panataun Sripoku.com Sabtu (23/5/3030), di Pasar 16 Ilir, Megariah, dan Pasar Palimo Palembang masih dipadati oleh pengunjung.

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Baru Kelar 1 Masalah, Kini Indira Kalistha Dicari Badai eks Kerispatih

Seperti toko kosmetik, lapak baju, hingga tempat-tempat jualan perlengkapan sehari-hari masih ramai di kunjungi pembeli.

Masyarkat yang berada di pasar tradisional nampak mulai teratur dengan penggunaan masker pelindung diri.

Terbukti, hampir sebagian besar masyarakat sudah memakai masker di tempat yang dibenarkan.

Tampak masyarakat berdesak-desakan kala melintas di kawasan Pasaraya Bandung, Palembang di tengah masa PSBB Palembang pada Sabtu (23/5/2020).
Tampak masyarakat berdesak-desakan kala melintas di kawasan Pasaraya Bandung, Palembang di tengah masa PSBB Palembang pada Sabtu (23/5/2020). (sripoku.com/nisa)

Hanya saja, physical distancing tidak diterapkan oleh mereka lantaran saking ramainya warga yang berdatangan sehingga masih berdempet-dempetan.

Masyarakat masih nampak berdekat-dekatan satu sama lain. Masyarakt masih belum menerapkan physical distancing saat melakukan aktivitas berbelanja.

Ada juga bentuk upaya pencegahan tertular Covid-19 dengan menempatkan alat mencuci tangan lengkap dengan sabunnya.

Video : Kabar Duka dari Narji Mantan Personil Cagur, Bagi Kabar Lewat IG, Banjir Ucapan Belasungkawa

Dari keterangan beberapa pemilik tokoh di daerah Sudirman dan Pasar 16 Ilir, mereka hanya diperbolehkan buka hingga pukul 14.00 wib.

Jika aturan tersebut dilanggar, toko mereka akan dilarang buka selama 14 hari.

"Hari lebaran kita tutup, habis lebaran 14 hari kedepannya kita cuma boleh buka sampai jam 2 siang,"ujar salah seorang pemilik toko di kawasan Pasar 16 Ilir Palembang, Sabtu (23/5/2020).

Namun dari pantauan Sripoku.com, sudah banyak toko-toko yang memilih tutup. Hal tersebut kemungkinan karena H-1 Lebaran.

Pemandangan halaman parkir di salah satu pusat keramaian di Palembang, Sabtu (23/5/2020).
Pemandangan halaman parkir di salah satu pusat keramaian di Palembang, Sabtu (23/5/2020). (sripoku.com/nisa)

Dari Pantauan Sripoku.com, beberapa jalan protokol seperti Jalan Jend. Sudirman, dan Jalan Veteran masih terlihat lenggang.

25 Tahun Disimpan, Inul Daratista Jujur soal Adam Suseno: Jangan Ketahuan Hamilin Perempuan Lain

Namun masih ada bebeberapa pengemudi kendaraan yang terlihat memarkirkan kendaraan nya di pinggir jalan.

Penulis: Chairul Nisyah
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved