Berita Prabumulih

Optimalkan Kinerja Jelang PSBB, Pemkot Prabumulih Lantik Kadishub Baru Gantikan Pelaksana Tugas

jelang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Prabumulih, Pemerintah Kota Prabumulih kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) baru.

SRIPOKU.COM/Edison Bastari
Sekda Prabumulih saat melantik Marthodi HS SH sebagai Kadishub Prabumulih, Jumat (21/5/2020) 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Untuk mengoptimalkan kinerja jelang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Prabumulih, Pemerintah Kota Prabumulih melakukan pelantikan terhadap seorang pejabat eselon II untuk mengisi jabatan kepala Dinas Perhubungan.

Pelantikan yang dilakukan di ruang rapat lantai 1 gedung Pemkot Prabumulih itu secara langsung dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Prabumulih, Elman ST MM.

Pejabat esselon II yang dilantik menjadi kepala dinas perhubungan itu yakni Marthodi HS SH yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kesbangpol.

Sementara jabatan Kesbangpol yang ditinggalkan Marthodi kosong dan akan diisi pelaksana tugas.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Prabumulih sebelumnya diemban pelaksana tugas (Plt) yang merangkap Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Kota Prabumulih, MHD Yusuf Arni SPd.

Positif Covid-19 di Kabupaten OKU Sumatera Selatan Bertambah 6 Orang Total PDP Menjadi 33 Orang

Pengurus Masjid Dikeroyok Diduga Pasal Membangunkan Sahur, Ketua MUI Palembang: Ada Tata Caranya

Terungkap Korban Penyekapan di Perintis Kemerdekaan Ternyata DPO Narkoba Polsek IT II Palembang

Sekda Kota Prabumulih, Elman ST MM mengatakan, mutasi itu bertujuan untuk meningkatkan kinerja dalam rangka peningkatan pelayanan publik, karena itu pejabat yang dilantik harus melakukan evaluasi kerja sehingga bisa bekerja maksimal.

"Pelantikan ini berdasarkan surat keputusan walikota nomor 135/KPTS/BKPSDM/2020 tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan tinggi pratama di lingkungan pemkot prabumulih," ujar Elman.

Elman berharap pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi di tempat tugas yang baru apalagi Kota Prabumulih akan melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga perlu dilakukan rekayasa arus lalulintas.

"Dalam penerapan PSBB nanti Dishub memiliki peranan sangat penting dalam pengaturan lalulintas dan membantu tim gabungan dilapangan," katanya.

Menurut Elman ST MM, simulasi PSBB di Kota Prabumulih telah berlangsung dan penerapan sanksi dimulai 27 Mei mendatang. (eds)

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved