Virus Corona di Sumsel

Lima Tenaga Medis RS HM Rabain Muaraenim Sembuh dari Covid-19, Ada Dokter Nabila dan Suaminya

6 orang pasien Covid-19 atau Virus Corona di Kabupaten Muaraenim dinyatakan sembuh, 5 diantaranya adalah para medis yang bertugas di RS HM Rabain.

Sripoku.com/ Antoni
Ilustrasi Virus Corona di Sumsel 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Kabar baik dari Kabupaten Muaraenim.

Sebanyak 6 orang pasien Covid-19 atau Virus Corona di Kabupaten Muaraenim dinyatakan sembuh, 5 diantaranya adalah para medis yang bertugas di RS HM Rabain Muaraenim.

Hal ini dikatakan langsung oleh jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Kabupaten Muaraenim, Panca Surya Diharta, Jumat,(22/5/2020).

"Disampaikan kepada masyarakat Kabupaten Muaraenim bahwa untuk pasien terkonfirmasi positif sebanyak 6 orang dinyatakan sembuh, setelah dilakukan 2 kali tes melalui Tes Cepat Molekuler (TCM) hasilnya negatif dan dinyatakan sembuh," katanya.

Seorang Perempuan Hamil 8 Bulan Sembuh dari Covid-19 Pasca Menjalani Perawatan di RS Siloam

Ia juga mengatakan dari jumlah tersebut 5 diantaranya adalah petugas medis yang terpapar dari kasus 60.

"Dan 1 nya adalah suami dari petugas medis itu sendiri, jadi istrinya yang awalnya terpapar saat ini juga telah sembuh,"katanya.

Ia juga mengatakan jadi untuk saat ini di Kabupaten Muaraenim pasien positif Covid-19 yang sembuh berjumlah 7 orang.

"Enam yang sembuh hari ini, dan 1 bayi yang sembuh beberapa waktu yang lalu, untuk yang meninggal 1 dan yang masih dalam perawatan 5 orang lagi, kita berdoa semoga kelima pasien Covid-19 yang lainnya juga bisa segera sembuh,"katanya.

Dikatakan Panca, adapun pasien yang sembuh tersebut diantaranya kasus 138 ,329, 332, 334, 336, dan 440.

Pasien Covid-19 Asal Lahat Kembali Bertambah, Kini Total 8, 7 dari Kecamatan Lahat 1 dari Jarai

"Mereka adalah dr.Iqbal, dr.Nabila, Median yang merupakan perawat, Deka juga perawat, Dwi Fitriani yang merupakan bidan, dan Ghonni yang merupakan suami dokter Nabila," katanya.

Ia juga mengatakan keenam tenaga medis yang sembuh tersebut masih akan terus dilakukan pemantauan.

"Mereka sudah diperbolehkan pulang,namun tetap kita pantau kondisi kesehatan mereka, dan mereka juga masih kita suruh isolasi selama 14 hari kedepan, setelah itu mereka sudah bisa bertugas seperti biasanya," katanya.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved