Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Lima Poin Surat Seruan Bersama Pemkot Palembang Takbiran Idul Fitri di Tengah Pandemi Virus Corona

Surat Seruan Bersama tersebut tentang penyelenggaraan takbiran dan shalat idul Fitri 1441H/2020M di Palembang ditengah wabah pandemi Covid-19.

Penulis: maya citra rosa | Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM/ANTON
Ilustrasi takbiran 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemerintah kota (Pemkot) Palembang mengeluarkan Surat Seruan Bersama kepada warga menjelang Hari Raya Idul Fitri dalam wabah pandemi Covid-19atau Virus Corona.

Surat Seruan Bersama tersebut tentang penyelenggaraan takbiran dan shalat idul Fitri 1441H/2020M di Palembang ditengah wabah pandemi Covid-19.

Hal ini sehubungan dengan meningkatnya jumlah penularan di kota Palembang, maka pemerintah mengeluarkan surat seruan bersama tersebut, agar memutus rantai penyebaran Covid- 19 di Palembang.

Tato di Lengan Ungkap Identitas Mr X yang Ditemukan Mengapung di Sungai Kelingi Musi Rawas

Seruan yang ditandatangani langsung oleh Walikota Palembang, H Harnojoyo, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Palembang, H Beni Priansyah, dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Palembang, H M Saim Marhadan.

Dalam seruan tersebut terdapat 5 point penting untuk ditaati oleh masyarakat kota Palembang, sebagai berikut:

1. Masyarakat diminta untuk mengedepankan dan menjaga kondusifitas kehidupan keberagamaan dengan menjaga ukhuwah islamiyah, wathoniyah, dan basyariyah.

2. Tidak melakukan takbiran dan sholat idul Fitri yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa (masjid, mushola, langgar dan tanah lapang) yang dikhawatirkan dapat menjadi salah satu penyebab penularan Covid-19.

3. Melakukan takbiran dan aktivitas ibadah lainnya di rumah dimulai dari tenggelamnya matahari diakhir Ramadhan hingga dilaksanakannya shalat idul fitri 1441 H.

Ibadah di Rumah, Muhammadiyah Sumsel Dukung Surat Edaran Tuntunan Shalat Ied dari Muhammadiyah Pusat

4. Shalat idul fitri dapat dilakukan secara mandiri (munfarid) maupun berjamaah bersama anggota keluarga inti di rumah masing-masing.

5. Panduan shalat Idul Fitri mengikuti pedoman yang disarankan oleh MUI Nomor 28 Tahun 2020.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved